Sebarkan berita ini:

4-HajiSEMARANG[SemarangPeia]  – Sebanyak 1.433 calon jamaah haji dari berbagai daerah di Jateng siap diberangkatkan ke Tanah Suci Mekkah melalui tiga kloter.

Calon jemaah haji itu beasal dari Kota Semarang, Kudus dan Jepara. Pada kloter pertama jumlah terbagi dari 722 jemaah perempuan dan 680 jemaah laki-laki.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag, Ahmad Syamsudin mengatakan para calhaj yang diberangkatkan semula dari kuota sebanyak 1.433 orang. Namun, kuota itu ditambah seiring permintaan pemerintah Arab Saudi.

“Jumlah calhaj yang bertolak ke Mekkah tahun ini terbagi dalam tiga kloter mulai Semarang, Kudus dan Jepara. Namun tiga calhaj dilaporkan telah menunda keberangkatannya karena faktor tertentu,” ujarnya, Kamis. (4/8)

Sementara, dua calhaj asal Gunungpati Semarang, juga dilaporkan telah membatalkan berangkat ke Tanah Suci Mekkah, karena meninggal dunia.

Keduanya, bernama Juraemi dan Suwitah meninggal dunia akibat sakit komplikasi jantung dan organ dalam.

“Ini saya lagi mengurus proses pembatalan buat saudara saya yang meninggal dunia sebelum berangkat haji,” tutur Idris Imron, kerabat Juraemi saat di kantor Kemenag Kota Semarang, Jalan Untung Suropati Manyaran.

Menurutnya, keduanya gagal berangkat menunaikan ibadah suci ke Mekkah mengalami sakit selama dua tahun. Mereka meninggalkan empat anak, sedangkan Suwitah meninggalkan dua anak.

Dia menuturkan beruntung dapat mencairkan dana pengembalian haji lebih cepat dari calhaj lainnya.

“Dua bulan numpuk surat kematian dan keterangan kuasa hukum ahli waris dananya langsung cair,” ujarnya.

Mereka ini, lanjutnya, sudah nunggu lama untuk bisa berangkat naik haji, tapi sayangnya sejak dua tahun lalu sampai akhirnya meninggal di rumah. Sebelumnya memang sudah sakit komplikasi jantung.

Naamun demikian, dia menambahkan Kemenag mengembalikan ongkos haji kepada pihakkeluarga senilai Rp 25 jutan, tanpa potongan apapun.

“Uangnya diambil seluruhnya kemudian diberikan langsung  kepada ahli waris tanpa potongan sama sekali. Itu kalau anaknya mau gantiin berangkat haji maka harus diambil dulu uangnya buat menndaftar lagi di tahun depan,” tuturnya. (RS)

133
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>