Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Pemprov Jateng akan terus mendorong 14 kabupaten untuk memrioritaskan pembangunan infrastruktur karena masih masuk zona merah pengentasan kemiskinan di Jateng.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono mengatakan pengentasan kemiskinan 14 kabupaten di Jateng yang masih masuk zona merah, akan terus didorong untuk memrioritaskan pembangunan infrastruktur.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur, terutama di daerah yang jauh dari pusat pemerintahan, penting untuk mempermudah akses masyarakat, sehingga akan mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat

Dia juga meminta kepada SKPD terkait, untuk menyelesaikan pemetaan program prioritas, perumusan konsep surat ke BUMN, BUMD dan perusahaan untuk melaporkan pelaksanaan CSR perusahaan pada 2018 dan rencana 2019. Selain itu, persiapan highlevel gathering dengan pimpinan perusahaan yang akan digelar di Kota Surakarta.

“Ini sudah rapat kelima, dan masih dua kali lagi. Kita perlu virtual meeting, biar efektif dan efisien. Saya minta juga ada laporan periodik capaiannya. SKPD partner-nya disesuaikan dengan perusahaan yang kompeten,” ujarnya pada Rapat Perumusan Tindak Lanjut Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan (TJSLP)/ Corporate Social Responsibility (CSR) Provinsi Jawa Tengah, di Ruang Rapat Sekda, Gedung A lantai 3, Rabu (6/2).

Percepatan proses pemetaan, validasi dan verifikasi, lanjutnya, dapat mempermudah perusahaan-perusahaan dalam menyalurkan CSR-nya tepat sasaran. Apalagi banyak perusahaan sudah menyatakan siap menyalurkan CSR untuk membantu mengentaskan kemiskinan di Jateng.

“Kalau data sudah siap, perusahaan siap, tinggal kita satukan, mak plek. Jalanlah program ini,” tuturnya. (RS)

18
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>