Sebarkan berita ini:

29-Rob Kaligawe1SEMARANG[SemaranPedia]-Pengoperasian dua pompa besar dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali, Juwana yang dipasang di Jalur pantura Semarang-Demak Km 7 diharapkan mampu mengurangi ancaman rob, guna menghindari kemacetan arus mudik Lebaran tahun ini.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo optimistis banjir rob di kawasan Kaligawe Semarang bakal teratasi pada  H-7 Lebaran, menyusul pengoptimalan dua pompa besar dari BBWS Pemali, Juwana.

Menurutnya, pompa dengan kapasitas masing-masing unit 250 liter per detik yang dipasang di Jalan Raya Semarang-Demak Km 7 digunakan khusus untuk menyedot air rob di jalur pantura itu dan dilimpahkan ke Kali Babon.

“Kali Babon inilah sebenarnya tempat penampungan yang available. Cuma jaraknya jauh. Kita mengakali dengan mencari selang yang panjang, disedot dari sini (depan CV Pusaka Hidup) untuk dibuang ke sana (Kali Babon),” ujarnya, di sela-sela pantauan rob di kawasan Kaligawe, Rabu (29/6).

Ganjar mengatakan untuk mempercepat pengurangan genangan rob di perumahan sekitar kawasan Kaligawe, Pemerintah Kota telah memberikan bantuan penyewaan 16 pompa berukuran kecil yang dioperasikan di sejumlah perumahan masyarakat.

“Air rob yang menggenangi pemukiman warga juga disedot pompa menuju penampungan di depan CV Pusaka Hidup, kemudian dialihkan ke Kali Babon. Tugas masyarakat melaporkan kepada petugas jika genangan meninggi, selanjutnya petugas akan menghidupkan pompa dan menunggu hingga penyedotan tuntas,” tuturnya.

Gubernur meminta Walikota Semarang Hendrar Prihadi yang juga hadir di lokasi pantauan, agar tanggul yang semula mepet ke jalan dimundurkan, sehingga masyarakat merasa lebih nyaman dan tidak terjadi penumpukan air di sekitar pompa besar.

“Kita harapkan daerah sini dikeruk. Saya minta bantuan Pak Wali Kota, diambakke (Di lebarkan) agar semua tampungan air dari sana bisa masuk ke sini. Begitu masuk ke sini kita sedot ke sana. Apa pun yang terjadi kita stand bye-kan seluruh mesin-mesin besar,” ujarnya.

Pekerjaan tersebut, lanjutnya, merupakan tindakan darurat yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan rob, agar tidak mengganggu arus mudik balik Lebaran. Tindakan itu dinilai efektif  sejak pompa dioperasikan  Senin lalu. (RS)

 

246
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>