Sebarkan berita ini:

DSC01277SEMARANG [SemarangPedia] – Pemkon Semarang melalui Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo)  tertibkan kendaraan yang parkir bukan pada tempatnya, operasi gabungan Dishubkominfo, Satlantas Polrestabes Semarang, dan Denpom menindak tegas kendaraan yang melanggar parkir dengan cara digembok.

Hal tersebut disampaikan, Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Dishubkominfo korta Semarang Danang Kurniawan, penindakan tegas dengan menggembok roda dilakukan lantaran pelanggar yang membandel meski sudah diperingatkan berulang kali oleh petugas setiap terparkir melanggar di kawasan tertib lalu lintas.

“Penindakan yang kita lakukan ini sudah sesuai prosedure, pasalnya kita sudah berulang kali memperingatkan bahkan menilang pengendara yang melanggar, tapi masih saja dilanggar, terpaksa kita harus melakukan penindakan tegas dengan cara digembok,” terangnya disela-sela kegiatan, Selasa (14/6).

Petugas gabungan menyisir area larangan parkir, pendestrian trotoar, di area pejalan kaki, dan zebra cross. Dalam kegiatan tersebut tindakan yang diberikan petugas dengan menyegel roda berupa gembok khusus roda dan kendaraan yang digembok ditempel stiker.

“Kali ini sanksinya berupa penilangan, serta mobil yang digembok silahkan menghubungi nomer telp yang tertera di stiker yang ditempel dimobil. Selain itu bisa menghubungi pos Patwal Simpang Lima untuk meminta surat tilang dan petugas akan melepas gembok,” ujarnya.

Pria akrab disapa Danang menambahkan, bagi para pelanggar akan mendapatkan surat tilang serta menjalani persidangan layaknya sidang tilang di Pengadilan Negeri. “Kisaran denda tilang antara Rp.100 ribu – Rp. 150 ribu,” imbuhnya.

Operasi di Jalan Pandanaran ada lima kendaraan yang digembok tilang petugas. Kebanyakan mereka adalah para pengunjung yang mampir di Pusat Oleh-Oleh dan sentra perkantoran bisnis.

Sementara itu, Walikota Semarang Hendrar Prihadi menyatakan sikap tegas bagi para pelanggar parkir sembarangan. Perlu adanya sikap tegas untuk menertibkan para pelanggar parkir.

“Dengan maraknya parkir liar yang menganggu ketertiban umum, itu yang harus kita sikapi dengan serius di Kota Semarang. Dengan keterbatasan lahan parkir disepanjang jalan, maka tugas pemerintah kota untuk mensterilkan ruas jalan agar terbebas dari parkir liar,” jelasnya pada apel operasi penertiban Dishubkominfo di halaman kantor Walikota Semarang.

Pria akrab disapa Hendi, menyatakan, Dishubkominfo Kota Semarang untuk menyediakan mobil derek. Jika ditemui lagi yang memarkir sembarangan bisa langsung diderek jika gembok sudah tidak mempan.

“Kami menghimbau kepada setiap usaha, rumah ataupun pertokoan sampai bangunan gedung bertingkat harus menyediakan lahan perkir. Kalau saja aturan parkir dapat diikuti, saya rasa parkir di Semarang mudah untuk ditata,” tandasnya.

271
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>