Sebarkan berita ini:

29-foto 1SEMARANG[SemarangPedia] – Sebanyak 30 karya foto hasil para fotografer yang tergabung dalam Pewarta Foto Indonesia (PFI) Semarang mulai dipajang pada pameran foto bertajuk “Momentum” di Semarang.

Pameran yang dibuka Sabtu Malam (29/5)  di Galeri Semarang, terpajang berbagai foto peristiwa penting dan berharga, serta fenomena unik yang berhasil diabadikan sebagai karya fotografi.

Foto momentum peristiwa dipajang mulai pergantian kepala daerah, banjir, abrasi, hingga konflik lahan di kawasan Kebonharjo, Semarang, tak luput menjadi materi pada pameran yang digelar selama 13 hari (28 Mei-19 Juni 2016).

Ketua Pameran Foto “Momentum”, Prasetyo WD mengatakan pameran foto tersebut merupakan potret rentetan kejadian yang terjadi dalam hitungan detik yang merupakan momentum yang sangat berharga.

“Dari banyaknya rentetan kejadian dalam hitungan detik itu, PFI Semarang memaknai setiap momentum adalah berharga di tengah pendeknya ingatan manusia untuk memaknai peristiwa lalu,” ujarnya, Sabtu. (29/5)

Selain memamerkan 30 foto karya pewarta foto, lanjutnya, pameran itu juga menampilkan 50 foto terbaik dalam lomba foto “Semarang Punya Cerita #2”.

Jurnalis foto media lokal di Semarang itu mengatakan dari 400 karya para penghobi fotografi yang masuk, PFI Semarang telah menyaring menjadi 50 karya foto dan selanjutnya menyeleksi tiga karya fotografi terbaik sebagai pemenangnya.

Di berbagai sudut Galeri Semarang, terpajang 50 karya yang menjadi nominator lomba foto “Semarang Punya Cerita #2” yang juga mengabadikan berbagai momentum unik yang terjadi di Kota Lumpia.

Di antaranya, karya foto bertajuk “Melewati Jembatan Yang Tergenang Rob” karya Agung Hananto yang memotret orang yang tengah melewati jembatan di tengah kepungan rob atau limpasan air laut.

Tidak hanya itu, ada pula deretan foto yang berhasil mengabadikan momentum berbagai even budaya di Kota Semarang, seperti “Pawai Ogoh-Ogoh” karya Bayu Kurniawan dan “Ngarak Warak Ngendok” karya Dedi Andrian.

Dari 50 foto itu, terpajang tiga foto pemenang, yakni “Ziarah Makam” karya Kammil Ardhi Baskara yang mengabadikan sejumlah orang tengah berziarah di makam yang tergenang banjir, sebagai juara pertama.

Sebagai juara kedua, foto karya Irawan Ardi dengan judul “Selamat Jalan Uskup” dan juara ketiga foto berjudul “Berteduh” karya Sahlul Fuad yang menggambarkan anak-anak tengah berteduh di bawah mobil.
Ketua PFI Semarang, Maulana M Fahmi menuturkan pameran fotografi itu digelar untuk meningkatkan gairah masyarakat di bidang fotografi, sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Semarang Ke-469.

Sebagai rangkaian dari penyelenggaraan pameran fotografi itu, kegiatan lain juga digelar workshop yang akan membahas tentang foto jurnalistik dan kiat-kiat untuk memproduksi buku foto secara mandiri.

124
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>