Sebarkan berita ini:

20-Tax-Amnesty1SEMARANG[SemarangPedia]-Perpajakan Indonesia mulai mewujudkan reformasi sebagai upaya pemerintah memperbaiki kepatuhan pajak untuk mencapai penerimaan yang lebih optimal, setelah Undang-Undang (UU) pengapunan pajak disahkan oleh DPR 1 Juli 2016.

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah I Awan Nurmawan Nuh mengatakan program amnesti pajak merupakan awal reformasi  perpajakan Indonesia dan menjadi bagian dari upaya pemerintah memperbaiki kepatuhan pajak.

Langkah itu, lanjutnya, dilakukan sekaligus untuk mencapai penerimaan pajak lebih optimal seperti yang diharapkan dan mampu mendorong upaya target penerimaaan bisa terlampui.

“Pemberlakuan tax amnesty (pengampunan pajak) dari sisi fiskal ditujukan untuk membiayai anggaran 2016, selain dari segi moneter program itu, diharapkan  pajak juga dapat mendorong meningkatkan likuiditas bagi sistem keuangan dalam negeri dan mampu mendongkrak nilai tukar rupiah terhadap US$,” ujarnya usai media di Semarang, Rabu, (20/7).

Selain itu, dia menambahkan peranan program amnesty pajak sebagai sarana untuk meningkatkan investasi dalam negeri, sehingga lapangan pekerjaan semakin luas  serta mampu mendorong percepatan pertumbuhan perekonomian nasional.

Dia meminta seluruh Wajib Pajak (WP) yang selama ini belum sepenuhnya melaksanakan kewajiban membayar pajak agar segera memanfaatkan kesempatan mendapatkan amnesty pajak dalam bentuk penghapusan pajak yang seharusnya terutang.

“Pajak terhutang itu tidak dikenai sanksi administrasi perpajakan dan sanksi pidana di bidang perpajakan, dengan cara mengungkap harta dan membayar tebusan. Kewajiban perpajakan yang mendapatkan amnesty pajak terdiri atas Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPn) dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPN,” tuturnya.

Program ini, lanjutnya, hanya berlaku hingga 31 Maret 2017 dan tidak akan diperpanjang atau ditawarkan di masa yang akan datang. (RS)

 

119
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>