Sebarkan berita ini:

20-KUR1SEMARANG[SemarangPedia] – Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang telah berjalan untuk membangkitkan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan mengurangi tingjkat kemiskinan selama ini dinilai masih belum optimal, bahkan belum mampu menekan angka kemiskinan.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan hingga saat ini program KUR belum mencapai hasil yang signifikan, mengingat anggaran KUR sebesar Rp30 triliun pada 2015, hanya bisa mengentaskan sebanyak 500,000 keluarga miskin se-Indonesia.

“KUR ini belum cukup signifikan dalam menyelesaikan problem usaha kecil dan kemiskinan, karena penurunannya tidak terasa. Dana sebesar itu, hanya bisa menurunkan 500.000 kemiskinan se-Indonesia. Sementara kemiskinan di Jateng kurang lebih 4,5 juta,” ujarnya saat menemui Pemimpin Wilayah BNI Kanwil Semarang, Eben Eser Nainggolan, di Ruang Kerja Gubernur, Rabu (20/7).

Menuruit  KUR bisa lebih optimal, jika pemerintah lebih fokus, misalnya, dengan mengecek profil calon nasabah yang akan menerima KUR, sehingga pihak perbankan semesti bisa memisahkan penyaluran fasilitas antara KUR dengan kredit komersial.

“Dari sisi perbankan mestinya juga bisa memisahkan. Kalau net performing loan/ NPL-nya tinggi, apakah itu memengaruhi performance? Menurut saya kalau itu special treatment harusnya tidak. Bank hanya dititipi untuk penyaluran  saja,” tuturnya.

Bagi UMKM, dia menambahkan yang memperoleh KUR harus mendapatkan pendampingan, sehingga produk yang dihasilkan berdaya saing dan mampu melakukan pencatatan akuntansi yang akuntabel.

“KUR dari Bank Jateng, saya minta UMKM nya didampingi oleh perguruan tinggi yang sudah bekerja sama Unika (Soegijapranata). Yang menarik, mahasiswa yang sebagian besar etnis Tionghoa bisa berbaur dengan pedagang kaki lima yang mereka dampingi. Bahkan kalanghan mahasiswa tidak ngajari pedagangnya, tapi justru mereka diajari membuat risoles, ice cream, es doger oleh pedagangnya,” paparnya. (RS)

 

71
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>