Sebarkan berita ini:

8-ganjarSEMARANG[SemarangPedia] – Tidak ada pelecehan dan menyinggung kinerja negatif perangkat desa dalam statetment Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, menyusul  Apdesi Kabupaten Karanganyar menyesalkan pernyataan Gubernur pada acara Munas III Apdesi di Hotel Gambir Anom Boyolali dengan menggelar aksi di halaman Gubenur beberapa waktu lalu.

Ganjar mengklarifikasi statementnya saat membuka acara Munas III Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) itu dan menilai tidak ada yang menyakiti perangkat desa serta tidak pernah melecehkan kinerja mereka.

Menurutnya, perangkat dasa lebih mengutamakan pelayanan kepada masyarakat ketimbang urusan pribadi sesuai peraturan yang berlaku dan prosedur yang benar.

“Saya jelaskan secara terbuka kepada perangkat desa. Saya ikut mengawal lahirnya undang-undang Desa, kok saya dibilang menyakiti mereka. Logikanya tidak ada. Katanya, saya menuduh para kepala desa hanya memikirkan diri sendiri,” ujarnya, di Pendopo Kabupaten Wonogiri, Rabu. (7/9)

Statement, lanjutnya, yang dinilai menyakiti perasaan perangkat desa, merupakan respons dari sambutan Ketua Umum Apdesi Sindawa Tarang yang meminta kepala desa diberikan kesejahteraan. Bahkan yang diinginkan, kepala desa lebih mengutamakan masyarakat dengan membuat program pelayanan  yang cepat, mudah dan murah.

“Setelah pelayanan tersebut terwujud, sudah dapat dipastikan kesejahteraan bagi kepala desa juga akan terwujud. Itu sebenarnya respon saya terhadap pidato Sindawa Tarang,” ujarnya.

Sebelumnya, di halaman kantor Gubernuran Jln Pahlawan sebanyak 200 perangkat desa yang tergabung dalam wadah Apdesi Kabupaten Karanganyar menggelar aksi, mereka menyesalkan peryataan Guberur pada acara Munas III Apdesi Di Boyolali itu.

Dalam orasinya, perangkat desa menuntut Gubernur untuk menemui dan memberikan konfirmasi terkait komentarnya saat pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) ke-III Apdesi, di Hotel Gambir, Anom, Boyolali pada akhir Agustus lalu.

Sekitar 30 menit mereka melakukan orasi, perwakilan dari Pemerintah Propinsi Jawa Tengah menemui para pengunjukrasa. Salah seorang pengunjukrasa menanggalkan baju perangkat desa dan memberikan rekaman komentar gubernur saat membuka kegiatan Apdesi lalu.

Sebelum mengakhiri aksi, dalam orasinya mereka berniat akan melakukan aksi unjukrasa dengan mengumpulkan anggota Apdesi lebih besar lagi, apabila tidak ada tanggapan langsung dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (RS)

122
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>