Sebarkan berita ini:

DSCF3686SEMARANG [SemarangPedia] – Untuk mencegah penyebaran penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV) Aids, rumah lentera yang merupakan lembaga swadaya masyarakat yang bergerak dibidang penanganan HIV Aids mengadakan seminar pencegahan HIV Aids dan Narkoba dikalangan remaja.

Remaja yang dianggap sebagai penerus generasi bangsa dan menentukan sebuah masa depan, serta rentang terhadap penuluran penyakit HIV Aids dan rentan terhadap peredaran Narkoba.

Mencegah lebih baik dari pada mengobati, menjadi sebuah acuan dalam mencegah penyebaran penyakit yang sangat mematikan yakni hiv-aids dan narkoba.

Sosialisasi remaja bebas narkoba dan hiv-aids diadakan di kampung semarang kaligawe pada beberapa hari yang lalu. Hal ini merupakan salah satu upaya dari sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) untuk mencegah penyebaran dan penularan narkoba maupun HIV Aids.

Ketua Lentera sekaligus panitia kegiatan Maghdalena untuk mencegah penyebaran dan penularan narkoba dan HIV Aids tidak cukup hanya dilakukan oleh pemerintah saja namun peran masyarakat termasuk LSM harus ikut mendukung penganggulangan  terhadap Narkoba.

Prioritas sosialisasi memang sengaja di lakukan untuk mengedukasi para remaja atau generasi muda di Kota Semarang, agar mereka memahami prilaku dan dampak dari penyalah gunaan narkoba serta penuluran penyakit HIV Aids yang saat ini penyebarannya sangat mengkhawatirkan.

Sekertaris komisi penanggulangan Aids (KPA) Provinsi Jawa Tengah Zainal Arifin menuturkan, untuk mengatasi persoalan HIV Aids Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah sudah mencanangkan di tahun 2019. 75 persen puskesmas di Jateng sudah memiliki VCT yakni memeriksa penyakit HIV Aids.

“Untuk itu KPA mendorong pada Kabupaten Kota di Jateng agar segera membentuk Warga Peduli Aids (WPA).

Selain penekanan dalam hal prilaku remaja Zainal menghimbau, dalam mencegah penularan dan penyebaran penyakit HIV Aids maupun Narkoba, dalam sosialisasi kali ini remaja dan generasi muda diharapkan juga lebih berlaku bijak kepada mereka para oda.

“Pemerintah juga diharapkan bisa memberikan hal terbaik dalam pencegahan dan penaganan HIV Aids maupun Narkoba. Terutama  agar lebih selektif dalam memilih kerjasama dengan LSM  yang benar-benar komitmen melayani HIV Aids”,kata Zainal.

 

367
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>