Sebarkan berita ini:

17-AJBSEMARANG[SemarangPedia] – Sebanyak delapan organisasi advokat Jawa Tengah secara resmi mendeklarasikan dengan membentuk konsorsium baru dengan nama “Advokat Jateng Bersatu” (AJB).

Kesepakatan itu, ditandai penandatangan Memorandum of Understand (MoU) dari perwakilan organisasi advokat di Indonesia yang berlangsung di Hotel Patrajasa Semarang, Rabu. (17/8)

Organisasi advokat itu, terdiri Kongres Advokat Indonesia (KAI), Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi), Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN), Asosiasi Advokat Indonesia (AAI), Ikatan Penasihat Hukum Indonesia (IPHI), Himpunan Advokat Pengacara Indonesia (HAPI), Serikat Pengacara Indonesia (SPI), Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI), dan Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI).

Penandatanganan deklarasi itu disaksikan langsung oleh Asisten Pidana Umum Kejati Jateng, Freddy Runtu dan Bidkum Polda Jateng, AKBP I Nengah Wirta Darmayana, Pengadilan Tinggi Semarang, serta dua senior advokat Jateng.

Pembacaan ikrar deklarasi dipimpin Ketua DPC Peradi versi Juniver Girsang, Theodorus Yosep Parera dan diikuti peserta deklarasi AJB.

“Dipilih pada 17 Agustus 2016 itu, karena ini menjadi momentum untuk pererat persatuan dan mendapatkan keadilan,” ujarn Yosep Parera.

Dia mengatakan tujuan deklarasi advokat guna mempersatukan para advokat dan membangun kerja sama, sehingga tidak boleh terpecah. Para advokat saling menghujat, bukan justru menjadi cahaya yang terang benerang dalam penegakan hukum di Indonesia.

Profesi advokat, lanjutnya, setara dengan penegak hukum lainnya di Indonesia, baik antara kehakiman, kejaksaan dan kepolisian yang bertujuan membangun kebersamaan, mempererat interaksi, memberikan informasi dan advokasi bagi advokat Jateng.

Selain itu, dia menambahkan memberikan kontribusi positif bagi dinamika advokat Jateng dalam penegakan hukum dan membangun Indonesia dengan mengedepankan sikap kritis, rasional, demokratis, mandiri dan proaktif dalam menghadapi segala permasalahan, serta membangun hubungan kerja sama konstruktif dengan berbagai elemen masyarakat yang sesuai luhur bangsa Indonesia tetap mempertahankan independensi. (RS)

366
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>