Sebarkan berita ini:

2183e002-ad70-4f3f-a8d1-30146e35171fSEMARANG [SemarangPedia] – Sebanyak delapan pengamen yang sering beroperasi di kawasan Simpanglima dan Taman KB dijaring Satuan Polisi Pamong Praja, Minggu (19/6) malam. Kegiatan razia tersebut dilaksanakan karena banyaknya aduan masyarakat tentang banyaknya pengamen di kawasan tersebut.

Hal ini di katakan oleh Kepala Satpol PP Kota Semarang, Endro PM, bahwa razia yang di lakukan itu berdasarkan atas banyaknya laporan masyarakat yang terganggu banyaknya pengamen pada kawasan taman kb semarang.

“Masyarakat resah karena para pengamen dianggap meminta dengan cara memaksa, itu keluhan yang selama ini kami terima. Pada bulan ramadhan ini menurut pantauan dilapangan para jumlah pengamen semakin bertambah sehingga Sat Pol PP harus mengambil tindakan pencegahan agar bisa dikendalikan serta Kawasan Simpanglima dan sekitarnya bisa aman dengan pengamen nakal tersebut,” jelasnya, Senin (20/6).

Sementara itu, sejumlah pengamen yang tertangkap langsung akan didata dan dibina. Pihaknya berharap bahwa para pengamen yang terjaring razia ini bisa terakomodir dalam satu ruang. Sehingga para pengunjung yang melewati area itu bisa menikmati dan jika memberi uang tidak ada unsur paksaan. Dampaknya bisa memberikan rasa nyaman dan aman kepada masyarakat.

“Perlu adanya ruang khusus buat para pengamen yang berkeliaran diarea simpanglima, agar dalam ketika beroperasi mempunyai etika yang bagus serta tidak ada unsur paksaan dalam meminta,”ujarnya.

134
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>