Sebarkan berita ini:

23-SabuSEMARANG[SemarangPedia] – Delapan Tersangka sindikat penyelundupan sabu seberat 97 Kg di Jepara yang segera dilimpahkan Badan Narkotika Nasional (BNN) kepada Kejaksaan Negeri Semarang terancam hukuman berat selain hukuman seumur hidup bisa juga hukuman mati.

Menurut Humas BNN, Kombes Pol Slamet Pribadi mengatakan delapan tersangka yang saat ini dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Semarang , terancam jeratan pasal 112 dan 114 Undang-undang Narkotika nomor 35 tahun 2009.

“Para tersangka dijerat pasal 114 ancaman  mati dan pasal  112 ancaman hukuman seumur hidup. Jadi mati dan seumur hidup,” ujar, Senin. (23/5).

BNN, lanjutnya, juga akan mengembangkan kasus tersebut termasuk TPPU-nya. Tercatat satu di antara delapan tersangka yang kini dilimpahkan ke Kejari Semarang yang menjadi tersangka kasus TPPU.

“Tersangka akan dijerat dengan Undang-undang TPPU dan aparat akan mengembangka lagi terkait Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) , karena ada satu tersangka,” tuturnya.

Seperti diketahui ada delapan tersangka terdiri dari 4 WNA dan 4 WNI kasus penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 97 kilogram yang terjadi di Kabupaten Jepara. Mereka ditangkap ditempat yang berbeda di Semarang dan di Jepara.

Para tersangka yang ditangkap berinisial CK, TM, RS, PS, KM, FA, DT, dan MR. Dari total delapan, tiga orang merupakan warga asli Pakistan, kemudian orang warga Amerika yang sudah berwarga negaraan Pakistan, sedangkan 4 lainnya adalah warga Indonesia.

BNN, Polri, International Law Enforcement Agency, dan Dirjen Bea Cukai Kanwil Jateng-DIY bekerja sama  membongkar sindikat narkoba Internasional dengan menggrebek sebuah gudang milik CV Jeparaya Int di Dukuh Sorogenen, Desa Pekalongan, Kecamatan Batealit, Jepara, Jawa Tengah.

Modus para tersangka dalam upaya penyelundupan sabu sebanyak itu dengan memasukkan sabu ke mesin genset merek Zhouma untuk mengelabui petugas.

Pada 27 Januari 2016, BNN berhasil menggrebek sebuah gudang CV Jeparaya Int di Jepara itu dan  sembilan tersangka dibekuk berikut 97 Kg sabu sabu, 2 unit mobil box, 294 unit genset dan uang tunai senilai Rp700 juta. (HN/RS)

 

112
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>