Sebarkan berita ini:

22-pengaspalanSEMARANG[SemarangPedia] – Pengerjaan seluruh jalan provinsi yang di berbagai daerah kabupaten/kota yang memiliki ruang milik jalan (rumija) selebar tujuh meter dengan standarisasi ditargetkan selesai pada 2017 mendatang.

Anggota Komisi D DPRD Jateng, Muhamad Ngainirichadl mengatakan lebar jalan milik provinsi minimal harus tujuh meter sesuai dengan regulasi yang baru.

Menurutnya,  regulasi tersebut sesuai dengan Perda tentang Standarisasi Jalan Kolektor Primer dan Sekunder di Provinsi Jawa Tengah, yang disahkan dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Jateng, Senin (3/10)

“Pada sidang paripurna 3 Oktober lalu sudah disahkan Perda standarisasi jalan, saat ini tinggal menunggu register di Kemendagri. Ini satu-satunya di Indonesia yang memiliki perda jalan ini,” ujarnya, di Semarang.

Saat ini, lanjutnya, sebagian besar jalan provinsi memiliki lebar sekitar enam meter dan sisanya lebar jalan lima meter dan empat meter.

“Saat ini sepanjang 310 kilometer jalan provinsi lebarnya masih empat meter. Yang lebarnya lima  meter sepanjang 429 kilometer dan yang lebarnya enam meter sepanjang 925 kilometer. Ini tersebar di sembilan balai dan ini tahun depan harus dilebarkan menjadi tujuh meter,” tuturnya.

Richard sapaan akrab Ngainirichadl menambahkan saat ini kondisi jalan milik provinsi sebagian besar sudah dalam kondisi baik meski masih ada yang perlu mendapat perbaikan.

“Jalan milik provinsi saat ini 88,8% dalam kondisi baik dan 8,2% kondisi jalan tidak rusak tapi juga belum baik. Sementara  3% kondisi jalan dalam kondisi rusak,” tuturnya.

Perbaikan jalan provinsi, lanjutnya, telah dilakukan dengan bentuk betonisasi yang dinilai lebih kuat dan tahan lama jika dibandingkan dengan pengaspalan.

“Hinga saat ini perbaikan jalan provinsi yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota dilakukan dengan cara betonisasi, karena lebih awet dan kuat. Kalau diperbaiki dengan pengaspalan bisa dipastikan dalam jangka waktu dua tahun akan terjadi kerusakan dan membutuhkan banyak biaya,” ujar politikus PPP itu. (RS)

121
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>