Sebarkan berita ini:

dsc_0242_20161026_130002SEMARANG[SemarangPedia] – Kegiatan Sekolah Bencana yang di gelar tiap tahunnya oleh Divisi Komunikasi Unit Kegiatan Mahasiswa Peduli Sosial Universitas Diponegoro (Undip) Semarang kini dilakukan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Gedawang 01 Banyumanik, Semarang, Rabu (26/10).

Kegiatan dengan tema Edukasi Siaga Bencana Sejak Dini bersama Aksi Cepat Tanggap (ACT) sudah kali kedua diselenggarakan. Pasalnya melalui simulasi tersebut sering dilakukan ketika terjadi bencana akan menjadi kebiasaan dan akan menciptakan perilaku yang cerdas, cepat, dan tanggap untuk anak-anak saat terjadi bencana.

Kegiatan tersebut meliputi, senam bersama, pemutaran video dan pembacaan dongeng, edukasi serta simulasi tanggap bencana, dan ditutup dengan pembagian susu gratis.

Terlihat para siswa sangat antosias mengikuti rangkain acara yang telah disusun oleh panitia, sebanyak 44 anak kelas 3 Sekolah Dasar menjadi peserta acara ini.

Wali Kelas di SDN Gedawang 01 Banyumanik, Umi Nurhayati, mengatakan, mengucapkan banyak terima kasih kepada mahasiswa Undip yang mengagas kegiatan tersebut. “Kegiatanya sangat mengedukasi anak didik saya mas, dengan simulasi yang diberikan nantinya bisa menjadikan kebiasaan dimana saat terjadi bencana yang sesungguhnya,” katanya.

Kendati demikian, lanjutnya, kegiatan tanggap bencana dari UKM Peduli Sosial Undip yang di lakukan ini tidak hanya mendapat materi tanggap bencana saja, tetapi juga diajak bermain dengan adanya simulasi yang diberikan. “Memang perlu dilakukan pembelajaran penanggulangan bencana melalui jalur pendidikan, terutama kepada anak usia dini,” tuturnya.

Sebagai Ketua acara Sekolah Kebencanaan 2016, Intan Novita Widyastuti, menjelaskan, pihaknya sangat senang bisa berbagi mengedukasi adik-adik dari SDN Gedawang Banyumanik Semarang.

“Saya berharap kegiatan akan dapat terus berlangsung secara rutin setiap tahunnya dengan menambahkan inovasi-inovasi terbaru, sehingga dapat menambah wawasan bagi anak-anak mengenai bahaya bencana, dan dapat memotivasi orang lain untuk melakukan aksi sosial secara nyata. Melalui strategi itu bisa menjadi langkah awal dalam membangun masyarakat sadar bencana. Para murid siswa-siswi Sukamakmur 1 umumnya masih awam dengan mitigasi bencana maupun penanganan bencana. Dengan kunjungan ini para murid dapat mengerti dan menambah pengetahuannya di bidang bencana”, tandasnya.(AC)

107
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>