Sebarkan berita ini:

5-ibu-menyusuiSEMARANG[SemarangPedia]  – Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Jawa Tengah akan terus mengoptimalkan sosialisasi tentang pentingnya ASI bagi pertumbuhan anak, yang diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada para ibu yang mempersiapkan kelahiran sang buah hati, serta mengatasi masalah dan tantangan seputar menyusui.

Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Jateng Jawa Tengah Rachmadhan mengatakan pihaknya telah mengoptimalkan sosialisasi mengenai pemberian air susu ibu (ASI) kepada bayi yang baru dilahirkan.

Menurutnya, pemahaman terkait ASI dari ibu yang habis melahirkan sangat penting, guna pertumbuhan bayi sehat. Selain itu, terkait pemberian makanan pendamping bagi bayi yang sesuai porsi perlu juga dilakukan.

“AIMI Jateng yang diresmikan pada 19 Desember 2010 beranggotakan para ibu dari berbagai latar belakang dengan satu tujuan, selain untukl membantu sebanyak mungkin keluarga untuk memberikan yang terbaik kepada anak-anak, juga ASI dan makanan sehat,” ujarnya, di Semarang.

Dia menambahkan seringkali ditemukan para ibu yang habis melahirkan gagal memberikan ASI pada anak pertama, sehingga tidak bisa melaksanakan kodratnya sebagai perempuan untuk menyusui anaknya.

Kondisi ini, lanjutnya, terkadang masih diperparah dengan informasi yang salah mengenai pemberian ASI.

“Saya bertemu dengan para ibu lain yang mengalami hal yang sama. Saat itu yang membuat kami bingung harus bertanya kepada siapa, karena hampir semua ahli kesehatan menyarankan untuk memberikan makanan pendamping. Bahkan tidak sedikit masyarakat memberikan informasi yang berkaitan dengan mitos,” tuturnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengharapkan agar aktivitas ibu menyusui bayi dijadikan sebagai lifestyle atau gaya hidup, sehingga tidak perlu malu atau malas memberikan ASI kepada anak-anaknya.

Apalagi, dia menambahkan menyusui itu bagian dari mentransfer kebatinan dan rasa, serta mendekatkan sesuatu yang tidak bisa dilakukan oleh robot.

“Menyusui itu juga lifestyle atau gaya hidup, menyusui itu keren dan oke,” ujarnya saat menjadi keynote speaker pada peringatan HUT ke-6, di Hotel Grasia Semarang, Minggu (4/12).

Menurutnya, kampanye dan sosialisasi tentang pentingnya ASI, harus terus dilakukan, karena, suatu bangsa akan maju jika generasi penerusnya terpenuhi kebutuhan gizi salah satunya diperoleh dari ASI.

“Secara nasional, ada sekitar 30% ibu yang mau menyusui anaknya. Maka optimalkan pemberian ASI agar generasi Indonesia hebat. ASI Itu gratis, sehat, dan bermanfaat untuk kesehatan ibu maupun anak,” pesan Ganjar. (RS)

86
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>