Sebarkan berita ini:

3-Pencurian terekam 1SEMARANG[SemarangPedia] – Rekaman CCTV di sebuah swalayan di Semarang berhasil merekam aksi pencurian dan yang terlihat komplotan pencuri membawa kabur barang milik korbannya, dengan cara memanfaatkan kelengahan korban yang tengah sibuk memilih baju.

Korban, langsung melaporkan kasus ini ke Mapolrestabes Semarang dengan didampingin rekannya, Murni Ambarwati (29) warga taman Karonsih, Ngaliyan, Semarang, mendatangai Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang Jumat (3/6).

Kedatangan murni untuk melaporkan aksi pencurian yang dialamainya, saat berbelanja di Swalayan ADA Semarang.

Dalam laporan pencurian yang terjadi pada hari Senin, 30 Mei 2016, korban juga mebawa barang bukti berupa rekaman cctv yang menunjukan aksi komplotan pencurian saat mengambil barang berupa satu buah handphone samsung tab miliknya.

Menurut pengakuan korban Murni Ambarwati, baru menyadari handphone miliknya raib saat berada di ruang ganti baju swalayan.

“Saya mencoba mendatangi pihak manajemen Swalayan untuk memastikan telpon genggamnya benar-benar hilang apa ketlingsut”, ujarnya, Jumat. (3/6)

Dari  rekaman CCTV terlihat komplotan pencuri yang berjumlah tiga orang, terdiri dari dua orang wanita berpakaian gelap dan putih, serta seorang laki-laki berpakaian hitam terlihat sedang berpur-pura memilih baju sembari mengamati situasi. Tidak berselang lama, korban yang mengenakan baju warna merah datang dan terlihat sibuk memilih baju.

Melihat korban seorang diri dengan membawa tas, komplotan ini kemudian terlihat melancarkan aksi dengan cara memepet korban, seolah-olah hendak membeli pakaian.

“Tiga orang pencuri terlihat berbagi peran. Satu pelaku merogoh tas milik korban, satunya menutupi tangan pelaku yang merogoh tas korban, sedangkan pelaku pria terlihat mengawasi situasi. usai berhasil menggasak barang korbannya, para pelaku kemudian terlihat berjalan terpencar”, tuturnya saat mendatangi Mapolrestabes Semarang

Menjelang datangnya bulan Ramadhan hingga hari Raya Idul Fitri, memang biasa digunakan para pelaku kejahatan untuk menjalankan aksinya. Petugas Kepolisian pun dituntut untuk berkerja ekstra untuk tetap menjaga rasa aman. (HN/RS)

 

271
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>