Sebarkan berita ini:

28-Demo PerempuanSEMARANG[SemarangPedia] – Penolakan hukuman mati terhadap Merri Utami dalam kasus narkoba di Nusa Kambangan, Cilacap, Jawa Tengah terus mengalir.

Kali ini, aktivis perempuan mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) membatalkan pelaksanaan hukuman mati terhadap mantan buruh itu.

Mereka menggelar aksi long marc dari Bunderan Air Mancur JLN Pahlawan dan berjalan kaki mengelilingi depan kantor Kejati Jateng, Polda dan Gubernur Jateng di Jalan Pahlawan, Kamis (28/7).

Asisten Divisi Advokasi Kebijakan LRC-KJHAM Ika Herniana mengecam Presiden Jokowi, bila betul-betul mengeksekusi mati Merri. Bahkan, meminta Kejagung membebaskan jeratan hukuman mati, atau menunda hukumannya.

“Kami mengharapkan lewat gerakan sosial ini bisa mengetuk nurani Presiden untuk menunda pelaksanaan hukuman mati. Bahkan Merri itu dijebak saat jadi TKW di Taiwan. Pemerintah harus adil menjatuhkan hukuman tanpa merenggut nyawanya,” ujarnya saat berorasi di Videotron Jalan Pahlawan Semarang, Kamis (28/7).

Dia beranggapan meski Merri melakukan kesalahan tapi apa yang dilakukan tampaknya tidak disengaja dan Merry dijebak oleh seorang pria hingga dirinya ditangkap membawa tas berisi heroin di Bandara Soekarno Hatta. (RS)

48
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>