Sebarkan berita ini:

20-tniBAWEN[SemarangPedia] – Upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II  yang dilaksanakan di lapangan Sepakbola Desa Samban, Bawen, menandai selesainya pembagunan desa yang dilakukan di Kecamatan Bawen selama 20 September-10 Oktober 2016, Rabu.(19/10)

Penutupan TMMD tersebut ditandai dengan pemukulan gong dan penyerahan kembali peralatan kerja dari perwakilan TNI dan masyarakat kepada inspektur Upacara Dandim 0714 Salatiga Letkol Inf Budi Rahmawan. Selain itu, juga ditandatangani berita acara serah terima hasil pekerjaan oleh Dandim dan Bupati Semarang H Mundjirin

Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0714 Salatiga Kapten Arh Widarto mengatakan  kegiatan TMMD disokong dari dari berbagi sumber dimana pelaksanaanya mampu menumbuhkan kesadaran swadaya warga.

“Total sumber dana TMMD Sengkuyung sebesar Rp 480 juta, dimana didapat, APBD Provinsi Jateng sebesar Rp160 juta APBD Kabupaten Semarang seniolai Rp160 juta dan dari swadaya masyarakat mencapai Rp80 juta,” ujarnya.

Keseluruhan dana TMMD, lanjutnya, dimanfaatkan untuk membangun betonisasi jalan jalan penghubung Dusun Srumbung Desa Poncoruso dan Dusun Sorogenen Desa Samban sepanjang 125 meter lebar tiga meter.

Selain itu, dia menambahkan  juga melakukan betonisasi jalan Dusun Karangjoho Desa Poncoruso sampai dengan Dusun Sorogenen Desa Samban sepanjang 750 meter lebar tiga meter serta Dusun/Desa Poncoruso sampai dengan Dusun Kalikembar Desa Pakopen sepanjang 250 meter lebar tiga meter.

“Seluruh pekerjaan sasaran fisik maupun non fisik berupa penyuluhan bela negara oleh Kodim, Wawasan Kebangsaan oleh Bintaldam IV Diponegoro, pembibitan lele, ketenagakerjaan dan pemberdayaan masyarakat terkait telah dijalankan secara maksimal,” tuturnya.

Sementara itu, Dandim 0714 Salatiga Letkol Inf Budi Rahmawan selaku inspektur upacara membacakan sambutan tertulis KSAD Jenderal TNI Mulyono selaku penanggung jawab operasiona mengatakanm, TMMD merupakan sinergitas positif dalam mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi saat ini.

Salah satunya membantu pemerintah daerah menyiapkan dan memperbaiki infrastruktur serta mengakselerasi program pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan warga.

“TMMD tahun ini telah menyelesaikan sebanyak 165 sasaran fisik infrastruktur yang tersebar di berbagai wilayah Kodam di seluruh Indonesia, di antaranya pembangunan jalan baru, makodam, betonisasi jalan dan pengerasan jalan. Selain itu juga menyelesaikan berbagai penyuluhan untuk memperkokoh semangat nasionalisme masyarakat,” ujarnya.

Menurut Jenderal Mulyono, semangat nasionalisme penting untuk menangkal disintegrasi bangsa yang dilancarkan melalui proxy war, berupa maraknya penyalahgunaan narkoba, terorisme serta isu bangkitnya komunisme.

100
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>