Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Aktivitas sehari-hari warga Jawa Tengah tidak terpengaruh dengan agenda kampanye Pilgub Jateng 2018 yang dilakukan oleh para kandidat  dan partai pengusung bersama tim suksesnya,  selama beberapa pekan ini sejak masa kampanye mulai digelar.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Tengah  (Kesbangpol Jateng) Ibnu Kuncoro SE, MM mengatakan kondisi seperti ini diharapkan menjadi pertanda masyarakat Jawa Tengah semakin dewasa dalam berpolitik dan berdemokrasi, sehingga rangkaian proses demokratisasi yang berlangsung seperti saat ini  dianggap sebagai sesuatu yang sudah biasa  dan  tidak mengganggu aktivitas rutin sehari-harinya.

“Masyarakat sudah semakin mampu memahami makna demokrasi dan politik, sehingga sudah terbiasa jika dilingkungannya ada kegiatan kampanye, termasuk kampanye Pilgub Jateng yang sekarang ini sedang berlangsung,” ujarnya, di Semarang, Rabu (21/3).

Menurutnya, situasi kondusif ini karena kedewasaan masyarakat  Jateng dalam memahami makna hakiki politik, demokrasi, yerutama Pilkada. Kondusifitas seperti ini diharapkan bisa terus berlangsung hingga Pilgub selesai digelar dan terus berlanjut pada pesta demokrasi (Pemilu) yang digelar 2019 mendatang.

Para Paslon Cagub-Cawagub Jateng, lanjutnya, dalam berkampanye untuk meraih dukungan suara dari masyarakat menempuh cara yang strategis dan taktis. Kedua pasangan Cagub-Cawagub Ganjar-Taj Yasin maupun Sudirman Said-Ida Fauziyah  tidak melakukan mobilisasi massa dalam menyampaikan pesan-pesan kampannye-nya, tetapi mendatangi simpul-simpul yang  memiliki pengaruh dilingkungannya.

Mekanisme kampanye seperti ini, ujar Ibnu, tidak terlalu menguras energi publik atau para pendukungnya, sekaligus tidak mengganggu aktivitas para pendukung atau pihak yang akan dijadikan sasaran kampanye.

Selain itu, menurutnya,  kemudahan masyarakat dalam mendapatkan informasi baik melalui media massa maupun saluran komunikasi lainnya juga membantu kondusifnya suasana wilayah Jateng. Masyarakat yang ingin mengenal para Cagub dan pasangan nya tidak harus mendatangi aktivitas kampanye, tetapi bisa diikuti melalui media massa atau saluran komunikasi lainnya.

“Peran pelaku kampanye juga turut serta membantu terciptanya iklim sejuk dan dinamis selama berlangsungnya kampanye Pilkada serentak saat ini. Konten kampanye yang disampaikan para Paslon atau tim pemenangan dalam kampanye berkisar pada adu  program,” tuturnya.

Hal ini, kata Ibnu, sangat bagus sekali. Ini berarti masyarakat mendapat sajian informasi yang sehat dan informative. Konten ujaran kebencianpun tidak mengemuka selama berlangsungnya masa kampanye dari kedua pihak. (SMH/RS)

16
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>