Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Sidang gugatan siswi SMA Negeri 1 Semarang Anindya Puspita Helga Nur Fadhila (AN) terhadap  Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Semarang Endang Suyatmi Listyaningsih, di  Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) memasuki agenda persidangan berupa penyampaian alat bukti surat, Kamis (23/3).

Ketiga kuasa hukum orang tua AN di antaranya Aris Septiono, Sukarman dan Listyani tampak hadir membawa segepok dokumen yang dijadikan alat bukti surat dalam sidang tersebut.

Salah satu tim advokasi peduli pendidikan Kahar Muamalsyah menuturkan pihaknya menyampaikan kepada majelis hakim sejumlah alat bukti.

“Kita sudah siapkan serta sampaikan kepada majelis hakim sejumlah 20 alat bukti surat. Namun demikian, pada sidang selasa depan (27/03) pasti kita akan sampaikan alat bukti tambahan. Kebetulan beberapa alat bukti baru belum sempat kita legalisasi di kantor pos. Dalam waktu dekat kita juga sedang identifikasi saksi kunci dan membantah alat bukti yang disampaikan oleh Tergugat,” ujarnya usai sidang di PTUN, Kamis (22/3).

Hal senada kuasa hukum lainnya Aris Septiono menuturkan dalam persidangan pihaknya meminta majelis hakim untuk menolak dan mengembalikan satu alat bukti yang disampaikan oleh tergugat.

“Saya melihat alat bukti surat hanya discan dan tergugat tidak dapat menunjukkan aslinya. Kami menolak dan berkeberatan terhadap alat bukti itu. Penolakan dan keberatan kami itu oleh majelis hakim diterima,” tuturnya.

Sukarman kuasa hukum lainnya mengharapkan pihak tergugat untuk komitmen tepat waktu ketika menghadiri sidang. Karena, menurutnya, pada sidang sebelumnya, majelis hakim sudah menetapkan perkara ini akan disidangkan dengan pemeriksaan secara cepat.

Dimana, dalam seminggu sudah disepakati dua kali sidang dengan komitmen tepat waktu. Apalagi sidang Selasa depan adalah pemeriksaaan saksi, sehingga membutuhkan waktu panjang untuk mengungkap fakta yang sebenarnya.

“Kita tadi sudah menunggu hampir tiga jam karena kuasa hukum tergugat terlambat hadir, kemudian Majelis Hakim juga mengingatkan agar dalam sidang selanjutnya, para pihak khususnya tergugat hadir tepat waktu pukul 09.00.WIB,” ujarnya. (RS)

 

 

276
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>