Sebarkan berita ini:

2-RukmaSEMARANG[SemarangPedia] – DPRD Jawa Tengah menilai alokasi anggaran pembangunan infrastruktur senilai Rp 2 triliun lebih, dipastikan bakal mampu menyedot minat investor menanamkan modal di Jateng.

Ketua DPRD Jawa Tengah Rukma Setyabudi mengatakan minat investor baik lokal maupun asing untuk menanamkan modalnya di Jawa Tengah bakal meningkat, jika kesiapan infrastruktur yang telah direalisasikan sangat memadai.

Menurutnya, nilai anggaran infrastruktur untuk pembangunan jalan, jembatan dan lainnya hampir sebesar Rp 2,4 triliun berdampak terhadap pertimbangan bagi investor untuk menginvestasikan modalnya di Jawa Tengah.

“Tahun ini anggaran infrastruktur untuk jalan, jembatan dan lainnya cukup besar lebih dari Rp2 triliun. Dengan demikian, jika infrastrukturnya memadai, sudah dapat dipastikan investor tidak ragu lagi berinvestasi di Jawa Tengah.,” ujarnya kepada semarangpedia.com, Rabu. (14/9)

Selain infrastruktur, lanjutnya, masalah perijinan dan iklim yang kondusif  juga menjadi faktor pertimbangan investor untuk membuka usahanya di berbagai sektor di Jawa Tengah.

“Jawa Tengah dengan iklim kondusif dan ditopang dengan ramah terhadap investor, mulai dari pelayanan perijinan yang transparan, murah dan cepat juga bakal menarik investor. Kalau ada oknum yang memungut atau mempersulit perijinan investor segera laporkan!,” tuturnya.

Rukma mengharapkan masuknya investor di sejumlah kabupaten/kota akan memberikan dampak positif  perekonomian, mengingat aktivitas sejumlah perusahaan besar akan menyerap puluhan ribu tenaga kerja, sehingga terjadi perputaran kegiatan ekonomi di masyarakat.

14-infrastruktur“Jika satu perusahaan besar didirikan di satu kabupaten diperkirakan mampu menyerap puluhan ribu tenaga kerja, maka akan terjadi multi efek bagi pertumbuhan ekonomi di daerah bersangkutan,” ujarnya.

Sebelumnya, PT Parkland World Indonesia, perusahaan asal Korea Selatan yang telah mendirikan pabrik sepatu Adidas di  Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, kini telah menyerap puluhan ribu tenaga kerja, sekaligus mampu menekan tingkat penggangguran di wilayah itu.

Selain itu, PT Kawasan Industri Kendal (KIK) juga mulai diminati sejumlah investor, hingga akhir tahun ini ditargetkan sebanyak 20 pemodal baik perusahaan asing maupun domestik siap mendirikan industri berbagai sektor di KIK.

Pada periode Agustus lalu tercatat 16 investor menyatakan siap membangun pabrik di KIK dan ditargetkan bertambah  menjadi 20 investor hingga akhir 2016. Belasan investor itu bergerak di berbagai bidang telah menanamkan modalnya di KIK dan dipastikan bakal menyerap sekitar 3.000 tenaga kerja. (RS)

143
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>