Sebarkan berita ini:

3-akses-jalan-bandaraSEMARANG[SemarangPedia] – PT Angkasa Pura I pengelola Bandara Ahmad Yani Semarang mempertanyakan kejelasan status akses jalan yang dibangun pengembang yang menghubungan kawasan PRRP, Tawang Mas, Madukoro dengan jalan utama masuk bandara.

Direktur Umum (Dirut) PT Angkasa Pura I (Persero) Danang S Baskoro mengatakan kejelasan status jalan baru itu diperlukan, mengingat upaya pengembangan bandara internasional itu bakal terhambat dengan akes jalan tersebut.

“Permasalah jalan akses itu, karena terdapat sekolahan dan beberapa restoran yang akses jalannya menjadi satu dan memungkinkan akan menjadi hambatan bagi pengembangan bandara ke depan,” ujarnya saat menemui Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Rumah Dinas Gubernur (Puri Gedeh), Semarang, Rabu. (2/11)

Menurutnya, untuk menyelesaikan permasalahan tersebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga Jawa Tengah dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Hasil koordinasi itu, lanjutnya, PT Angkasa Pura I diminta untuk membuat analisis dampak lalu lintas (Andalalin) yang akan dijadikan sebagai acuan evaluasi. Andalalin tersebut juga digunakan sebagai acuan pembuatan feasibility study (FS) atau studi kelayakan dan detail engineering design (DED) akses jalan tersebut.

“Hasil rekomendasi Andalalin itu mungkin bisa dilewatkan (menggunakan akses jalan tersebut) atau mungkin harus ada fly over dari Yos Sudarso. Itu bisa jadi acuan Bina Marga atau PU untuk membuat FS dan DED-nya,” tutrnya.

Dia mengharapkan permasalahan status akses jalan bandara dapat segera diselesaikan, sehingga saat proyek pengembangan Bandara Ahmad Yani selesai dilakukan, akses jalan dapat digunakan.

Menanggapi laporan itu, Gubernur Ganjar Pranowo meminta agar segera dilakukan koordinasi dengan instansi-instansi terkait dan meminta penyelesaian proyek bandara dan permasalahannya dilakukan secara paralel agar tidak memakan waktu.

“Menurut saya langsung dibuat koordinasi agar dapat kerja paralel. Begitu ada masalah, langsung kita selesaikan saja,” ujarnya.

Selain itu, Ganjar juga meminta untuk segera menentukan status akses jalan tersebut sesuai prosedur, berdasarkan Andalalin yang telah dibuat dan mengusulkan status jalan diserahkan kepada pemerintah pusat.

“Saya sarankan dinasionalkan saja jalannya. Birokrasi anggarannya lebih mudah,” ujar mantan anggota DPR RI ini. (RS)

174
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>