Sebarkan berita ini:

SEMARANG [SemarangPedia] – Untuk mengantisipasi kemacetan pada menjelang Lebaran, beberapa titik rawan macet yang sering terjadi di Kota Semarang menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Semarang. Dari tiap menjelang arus mudik seperti dari arah Barat berada di Mangkang sedangkan arah Timur berada di Genuk, kedua wilyah tersebut terjadi banyak penumpukan kendaraan.

Terkait hal itu, anggota Komisi C DPRD Kota Semarang Suharsono, sejumlah titik rawan kemacetan tersebut harus sedini mungin dilakukan pengaturan atau rekayasa lalu lintas. “Terutama pintu masuk Semarang dari arah Barat di Terminal Mangkang dan arah Timur di Genuk, apalagi dengan ancaman rob masih menjadi PR kota Semarang, tentunya akan memperparah kemacetan jika tak dilakukan pengaturan lalu lintas dari sekarang,” katanya, saat ditemui di kantornya, kemarin.

mudik

Suharsono menghimbau, Pemkot Semarang dalam hal ini Dishibkominfo Semarang harus mengutamakan keselamatan dan kenyamanan para pemudik untuk mengantisipasi kemacetan yang akan timbul.

“Selain marka jalan ada juga penerangan jalan harus terang. Pintu tol dan pasar tumpah juga harus menjadi perhatian karena kerap menjadi biang kemacetan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Semarang Agus Harmunanto menyatakan, dalam memberikan keamanan dan kenyamanan pemudik pihaknya sudah melakukan pengecekan kesiapan jalan, terutama di jalur alternatif. Selain itu pihaknya juga akan melakukan rapat koordinasi kesiapan lebaran 2016 dengan melibatkan instansi terkait.

“Kita sedang mengecek jalan-jalan. Cek kondisi seperti rambu lalu lintas, lampu penerangan jalan dan petunjuk arah. Hasilnya nanti kita koordinasikan dengan dinas terkait termasuk pihak kepolisian. Minggu ini kita jadwalkan ada rapat koordinasi lintas instansi,” ujarnya.

Selaian antisipasi kenyamanan dan keamanan faktor jalan, Agus juga akan mengecek kesiapan armada angkutan lebaran dengan melakukan penertiban angkutan umum pada bus pemudik terutama bus antar kota antar propinsi (AKAP).

“Bersama Organda kami akan melakukan pengecekan dan penertiban bus angkutan lebaran terkait kelayakan agar keamanan dan kenyaman pemudik lebih terjamin,” kata Agus.

414
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>