Sebarkan berita ini:

APBDSEMARANG[SemarangPedia] – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jateng 2017 diperkirakan bakal mencapai Rp24 triliun,sehingga memungkinkan bias mengkomodasi semua usulan, namun dipriotaskan sejumlah progam yang mendesak.

Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi mengatakan semua usulan akan ditampung, kemudian dibahas beberapa tahapan hingga dapat dipilih progam skala prioritas.

Usulan, lanjutnya, bisa melalui musyawarah rencana pembangunan (musrenbang), aspirasi reses, dan temuan di lapangan serta melalui komunikasi lainnya..

“Pembahasan anggaran sekarang masih tahap usulan, sehingga usulan dari masyarakat masih memungkinkan dapat masuk ke dalam APBD tahun depan” ujarnya, Jumat. (22/40

Bappeda dan Biro Keuangan Pemprov Jateng akan menyeleksi semua usulan itu, kemudian ditindaklajuti oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). TAPD akan membahas dengan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jateng.

Dengan Banggar, dia menambahkan komunikasi dan pemilahan berdasar skala prioritas bias dilakukan,  seperti upaya pengentasan kemiskinan berapa anggaran yang dibutuhkan, pembangunan begitu juga.

Tidak hanya itu, lanjutnya, dari satu kota ada usulan 30 titik pembangunan, mungkin bisa jadi hanya lima titik yang masuk dalam APBD, setelah dilakukan pembahasan, mengingat harus ada skala prioritasnya.

Wakil Ketua DPRD Jateng, Ahmadi menuturkan arah pembangunan pada 2017 diprioritaskan pada pencanangkan pembangunan di bidang ketahanan, pangan, energy, meski hampir dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah mengusulkan pembangunan infrastruktur, sehingga usulan dari musrenbang dinilai hanya sebuah formalitas.

Kepala Bappeda Jateng Urip Sihabudin mengatakan, APBD Jateng yang diperkirakan mencapai Rp 24 triliun tidak akan bisa mengakomodasi semua usulan Musrenbang, karena nilai anggaran yang masuk ke Bappeda saat ini sudah mencapai Rp23 triliun.

”Anggaran yang masuk sudah sangat besar sekali dan tidak mungkin bisa diakomodasi semua,” paparnya. Estimasi APBD 2017 Rp 24 triliun tidak hanya digunakan untuk pembangunan fisik saja. Anggaran nanti menjadi belanja langsung dan tidak langsung.

 

202
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>