Sebarkan berita ini:

7-Demo KadesSEMARANG[SemarangPedia] – Sebanyak 200 perangkat desa yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Karanganyar, menggelar aksi unjukrasa di depan pintu gerbang Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan Semarang, Rabu (7/9).

Para perangkat desa itu, menyesalkan komentar Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat memberikan sambutan pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) ke-III Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) di Hotel Gambir, Anom, Boyolali, Selasa lalu. (30/8)

Dalam kesempatan itu, menurut mereka Gubernur mengatakan dalam kinerjanya kades masih kerap ditemukan meminta sumbangan warga saat memberi tanda tangan, tidak transparan mengelola dana desa serta tak cekatan dalam melayani warga.

Menurut Bambang, perangkat Desa Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar, komentar gubernur terkait kinerja perangkat desa terhadap pelayanan publik menyinggung para anggota Apdesi.

Padahal, dia menambahkan para perangkat desa telah menjalankan tugasnya sesuai aturan yang berlaku tanpa ada pungutan liar.

“Kami para perangkat desa telah menjalankan tugas sesuai aturan yang berlaku dan bahkan waktu untuk keluarga digunakan untuk pelayanan masyarakat. Bahkan kami dinilai meminta sumbangan maupun pungutan? Kami menyayangkan komentar gubernur,” ujarnya.

Dalam orasinya, perangkat desa menuntut Gubernur untuk menemui dan memberikan konfirmasi terkait komentarnya saat  pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) ke-III Apdesi, di Hotel Gambir, Anom, Boyolali pada akhir Agustus lalu.

Sekitar 30 menit mereka melakukan orasi, perwakilan dari Pemerintah Propinsi Jawa Tengah menemui para pengunjukrasa. Salah seorang pengunjukrasa menanggalkan baju perangkat desa dan memberikan rekaman komentar gubernur saat membuka kegiatan Apdesi lalu.

Sebelum mengakhiri aksi, dalam orasinya mereka berniat akan melakukan aksi unjukrasa dengan mengumpulkan anggota Apdesi lebih besar lagi, apabila tidak ada tanggapan langsung dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (RS)

 

205
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>