Sebarkan berita ini:

8-Inflasi1SEMARANG[SemarangPedia] – Aplikasi Sistem Informasi Harga Produksi Komoditi (SiHaTi) yang diterapkan di wilayah Jateng dinilai berhasil untuk pengendalian inflasi di provins ini.

Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Tengah Ananda Pulungan mengatakan aplikasi SiHaTi merupakan salah satu kunci keberhasilan pengendalian inflasi.

Menurutnya, melalui aplikasi SiHaTi yang terintegerasi dengan smartphone berbasis android itu, para stakeholder dapat memantau pergerakan harga komoditas di pasar setiap saat.

“Sistem pemantauan harga itu berdasarkan harga yang disurvei setiap hari oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Kemudian dimasukkan ke dalam sistem dan itu bisa dilihat seluruh stakeholder, termasuk Ketua TPID,” ujarnya, di Semarang.

Dengan aplikasi SiHaTi, lanjutnya, semua komoditas yang rentan menimbulkan inflasi bisa termonitor langsung oleh semua pihak terkait.

“Jika diketahui ada komoditas yang mengalami lonjakan harga cukup tinggi, langsung bisa dilakukan virtual meeting, sehingga pengambilan keputusan dapat segera dilakukan,” tuturnya.

Seperti diketahui, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah awal tahun ini, meluncurkan SiHaTi yang bertujuan untuk  memantau harga komoditas, khususnya sembilan bahan pokok (sembako) yang seringkali memicu inflasi saat harganya tak terkendali.

Aplikasi SiHaTi tersebut merupakan generasi kedua dari website SiHaTi yang diluncurkan sejak 2013 dan merupakan website pertama di Indonesia yang dikhususkan untuk pemantauan harga dan produk serta komoditi. (RS)

77
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>