Sebarkan berita ini:

24-sabuSEMARANG[SemarangPedia] – Tertangkapnya Ardi Dwi Arianto (54), seorang oknum sipir LP Klas I Kedungpane Semarang oleh BNNP Jawa Tengah, diduga terkait dengan peredaran narkotika jenis sabu-sabu di Lembaga Pemasyarakatan tersebut.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas Satu Kedungpane Semarang mengatakan tentunya bagi petugas lapas atau PNS lainnya, jika terbukti melakukan pelanggaran terhadap penyalahgunaan narkoba akan dikenakan sanksi tegas berupa pemberhentian dengan tidak hormat.

“Sanksi tegas akan di berikan kepada petugas lapas maupun PNS lainya jika terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pelanggaran terhadap penyalahgunaan narkoba akan dikenakan sanksi,” ujarnya saat menghadiri press rilis pengungkapan sabu di Kantor BNNP Jawa Tengah Senin siang. (24/10)

Menurutnya, sanksi proses hukum berupa pemberhentian dengan tidak hormat, ini ketetapan berdasarkan undang-undang dan peraturan yang berlaku . Kapalas Kedungpane Semarang akan mengajukan pemberhentian sementara sebagai tindakan awal kepada oknum sipir tersebut, ketika BNNP Jawa Tengah sudah menyerahkan bukti bersangkutan sudah tersangka dan dilakukan penahanan.

“Sebagai tindakan awal oknum sipir tersebut, ketika bnnp sudah menyerahkan bukti bersangkutan sudah tersangka dan dilakukan penahanan, akan saya ajukan pemberhentian sementara menunggu proses selanjutnya, ” tuturnya.

Ardi Dwi Arianto tertangkap tangan Petugas BNNP Jawa Tengah di sekitar Jalan Dokter Cipto saat mengambil paket sabu dari seseorang kurir bernama Tatang, warga Asrama Sidodadi, Kelurahan Tanjung Emas, Semarang dengan barang bukti 30 gram sabu.

Sabu tersebut di temukan di salah satu lima bungkus bubur kincau yang rencananya akan dikirim ke salah seorang napi kasus Nakoba Lapas Kedungpane Catur Setiono yang dihukum empat tahun dua bulan penjara dan baru menjalani dua tahun penjara.

Dari penyelidikan petugas BNNP Jateng, oknum sipir tersebut sudah tiga kali memasukan sabu ke dalam lapas Kedungpane pada tahun ini. (HN/RS)

 

222
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>