Sebarkan berita ini:

14-brtSEMARANG[SemarangPedia] –  Progres kesiapan pelayanan Bus Rapid Transit (BRT) Semarang untuk Koridor V dan VI kini sudah mencapai 60% dan 1 Desember mendatang sudah dapat dioperasikan.

Kepala BLU Trans Semarang Agung Nurul Falaq mengatakan progres kesiapan BRT Koridor V dan VI Trans Semarang sudah mencapai 60% dan Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang sebagai penyedia moda transportasi massal itu diharapkan dapat selesai pada akhir tahun ini.

“Progres kesiapan operasi dua koridor itu (V dan VI) sama-sama sudah mencapai 60%. Kami optimistis 1 Desember bus BRT sudah dapat dioperasikan,” ujarnya, di Semarang, Selasa. (25/10)

Saat ini, lanjutnya, sudah ada empat koridor Trans Semarang beroperasi meliputi Koridor I (Mangkang-Penggaron), Koridor II (Terboyo-Sisemut), Koridor III (Pelabuhan-Sisingamaraja), dan Koridor IV (Cangkiran-Bandara).

Menurutnya, untuk Koridor V, rencananya armada BRT akan melayani jalur Meteseh-PRPP, sementara Koridor VI menghubungkan akses Universitas Negeri Semarang (Unnes) di Gunungpati dengan Universitas Diponegoro Semarang (Undip) Tembalang.

“Total shelter yang disiapkan 16 unit untuk Koridor V, tiga di antaranya permanen, yang berlokasi di depan RSUD Kota Semarang, Victoria Residence dan PRPP, serta sisanya berbentuk portabel.  Kalau Koridor VI, terdapat 23 shelter, dan 13 shelter sudah terpasang berbentuk portabel, sedangkan selebihnya belum ada yang untuk sementara akan dipasangi rambu pemberhentian bus,” tuturnya.

Dia menuturkan untuk Koridor VI yang membutuhkan total sebanyak delapan armada BRT dan sudah tersedia dari bantuan keuangan Pemerintah Provinsi.

“Untuk Koridor VI, armadanya sudah siap, namun yang Koridor V harus menunggu operator. Ini masih proses lelang di ULP (Unit Layanan Pengadaan) dan diharapkan  segera didapatkan pemenang lelangnya,” ujarnya.

Total armada untuk kedua Koridor itu mencapai sebanyak 16 unit dan segera dioperasikan pada Desember mendatang, untuk memenuhi pelayanan angkutan kepada masyarakat di jalur koridor tersebut.

Pelayanan Koridor V dan VI selama ini belum tersedia layanan bus dan hanya dilayani angkutan kota (Angkot), sehingga pengoperasian bus BRT dapat memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat pada jalur tersebut.

Selain itu, lanjutnya, fasilitas umum shelter juga sudah disiapkan dan pengoperasian bus BRT dua koridor itu kini gencar disosialiasi baik di sekolah-sekolah, kampus dan warga melalui kelurahan dan kecamatan. (RS)

452
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>