Sebarkan berita ini:
Koleksi Art Shoes Neena Poni
Koleksi Art Shoes Neena Poni

Semarang [SemarangPedia] – Sepatu dalam melengkapi penampilan, sama pentingnya dengan fashion. Alas kaki ini tidak lagi memiliki pakem dan mengalami modifikasi. Penggunaan sepatu pun bebas tabrak gaya.

Jenis sepatu sneakers misalnya, tidak terbatas item kelengkapan berolahraga. Sepasang sneakers lucu dapat terlihat fashionable sah- sah saja dikenakan untuk hangout di mall atau acara informal lainnya. Kaum Hawa tak lagi segan mengenakan sneakers dalam keseharian.

Pemilik hobi koleksi sepatu Neena Hardjomigoena awalnya tidak memiliki niat berjualan sepatu. Hasil mengutak- atik sepatu untuk dikenakan sendiri dan diunggah di akun jejaring sosial ternyata direspon positif oleh teman- temannya. “Akhirnya pada pesan dengan modifikasi serupa maupun model lainnya,” ungkapnya.

Koleksi pribadinya yang sempat diunggah di akun instagram Neenaponi atau facebook Neena Hardjomigoena. Akhirnya dia memberanikan diri membuat brand Neenaponi Art Shoes.

Mengambil nama Neenaponi berawal dari akun jejaring sosial yang dinilai membawa hoki. Art shoes merupakan sepatu yang diberi ornamen menarik dan detail. Jenis sepatu yang digunakan sneaker maupun sepatu biasa lainnya. “Permintaan paling banyak masih sneaker namun ingin menjajal pada jenis sepatu lain juga,” ungkapnya.

Sepatu yang mengandalkan warna menarik ini dipercantik dengan aplikasi rantai, pearls, payet, pita dan lainnya. Tentu saja aplikasi menyesuaikan warna sepatu yang dipilih. Material lain dipasang dilakukan dengan cara dijahit sehingga lebih awet saat menemani beraktivitas. Hampir semua aplikasi memiliki tantangan tersendiri. Namun, penggunaan payet pada sepatu dinilai paling rumit mengingat bentuknya yang mungil.

Bertemu dengan penggemar sepatu membuatnya ingin berkreasi dengan model- model lainnya. Ada pula pelanggan yang memesan model sesuai keinginan mereka. Nah, diskusi menjadi jembatan komunikasi agar sepatu impian dapat diwujudkan. “Permintaan pelanggan sebisa mungkin dikerjakan tapi ada pembicaraan dulu di awal. Semua koleksi sepatu pesanan merupakan representasi karakter tiap individu yang berbeda,” tegasnya.

Tak sedikit pula, pelanggan yang membawa sepatu sendiri untuk ‘disulap’ menjadi tampilan baru. Bahkan, ada pula pelanggan yang ingin memiliki koleksi sepatu pribadinya. “Sesama penggila sepatu selalu ada cerita seru,” kata Neena.(Ari)

183
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>