Sebarkan berita ini:

11-Kemacaten Tol Brebes1SEMARANG[SemarangPedia] – Arus kendaraan yang diperkirakan akan memadati jalur Pantura Jateng selama liburan Idul Adha dan berpotensi menimbulkan kemacaten di Tol Brebes, bakal diberikan toleransi macet hanya maksimal lima kilometer, mereka akan dialihkan ke jalur lain.

Upaya itu, untuk mengantisipasi kemacaten kendaraan yang memanjang di jalur  pintu tol keluar Brebes Timur, mengingat momen libur Hari Raya Idul Adha tahun ini cukup panjang.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan pintu keluar tol Brebes Timur dibuat sistem toleransi macet maksimal lima kilometer, guna mengurai kemacetan.

Kebijakan itu, Pemprov Jateng bekerja sama dengan Polda Jateng untuk melakukan rekayasa lalu lintas, jika terjadi kemacetan di jalan tol Brebes. Sistem itu untuk menghindari penumpukan kendaraan yang semakin parah di satu titik seperti yang terjadi pada arus mudik Lebaran lalu.

Menurutnya, jika macet sudah mencapai lima kilometer, maka secara otomatis petugas kepolisian akan mengalihkan arus kendaraan ke jalur lain.

“Sistem ini, sebagai upaya untuk menghindari penumpukan kendaraan parah di satu titik seperti mudik lebaran lalu,” tuturnya dalam siaran pers, Jumat sianmg. (9/9)

Ganjar mengatakan para pemudik Idul Adha bisa meminta informasi kemacetan lalu lintas melalui call/sms/wa ke nomor 08112790123.

Layanan mudik itu, dia menambahkan dibuka selama 24 jam non stop dan rencananya akan diuji coba pada masa libur Natal dan Tahun Baru 2017. Namun, setelah berkoordinasi dengan pemerintah pusat, uji coba dilaksanakan pada momen mudik Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada 12 September mendatang bersamaan dengan libur regular, 10 – 12 September 2016.

“Menteri Perhubungan Budi Karya telah meminta uji coba lebih cepat, maka sistem kita siapkan untuk dicoba pada Idul Adha ini,” tuturnya.

Sistem ini berupa call center dapat dimanfaatkan pemudik untuk bertanya atau melaporkan kejadian selama mudik di Jateng.

“Misalnya warga dapat bertanya dimana saja titik kemacetan dan letak SPBU atau melaporkan kejadian macet dan kecelakaan di titik tertentu. Melapor kehabisan bahan bakar, ada yang sakit keras, melahirkan dan sebagainya. Semuanya boleh dilaporkan. Kita akan merespons dengan menjawab atau mengirimkan bantuan sesegera mungkin,” paparnya.

Ganjar mengharapkan pola antisipasi kemacetan arus lalu lintas pada Hari Raya Idul Adha tahun ini bisa dijadikan gambaran, untuk menghadapi libur Natal-Tahun Baru 2017 dan puncaknya akan diterapkan sepenuhnya pada Lebaran 2017. (RS)

84
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>