Sebarkan berita ini:

5-AsIANSEMARANG[SemarangPedia] Asosiasi Ilmuwan Administrasi Negara (AsIAN) menilai birokrasi pemerintah masih terkungkung pada aturan atau regulasi, sehingga pelayanan kepada publik belum optimal.

Ketua Umum AsIAN Hardi Warsono mengatakan ke depan birokrasi harus menuju pada capaian kinerja yang sesuai yang diharapkan, sehingga mampu memberikan pelayanan publik yang muaranya pada kesejahteraan.

“Harus ada perubahan. Comfort zone  penyelenggara negara yang dulunya nyaman, pintar, bodoh, malas tetap naik jabatan maka ke depan tidak bisa lagi,” ujarnya Dalam Simposium Nasional VI, AsIAN yang bertema Peran Administrasi Negara/Publik Dalam peningkatan Daya Saing Bangsa Untuk Menghadapi MEA, di Hotel Graha Santika, Jumat (5/8).

Namun, lanjutnya,  kenaikan jabatan harus berkompetisi sesuai kompetensinya dan bagi mereka yang berprestasi paling layak mendapatkan kenaikkan jabatan.

Dia menuturkan masih terkungkungnya birokrasi dalam  memberikan pelayanan publik karena ada persoalan yang masih mengganjal. Dimana, di lingkungan birokrasi terasa hukum administrasi negara masih sangat kuat dibandingkan dengan administrasi.

“Ini masih terkungkung rule place birocration. Di mana saat ini yang dikedepankan lebih ke hukum administrasi negara yang mengutak-utik aturan. Sedangkan, administrasi negara itu kan lebih ke pelayanan publik hingga masih belum  maksimal,” tuturnya.

Idealnya, dia menambahkan pelayanan publik yang lebih diutamakan melalui administrasi negara diterapkan di semua birokrasi, kemudian baru hukum administrasi  melalui aturan aturan yang diperkuat.

“Seharusnya, pelayanan publik yang terbaik dioptimalkan lebih dulu baru selanjutnya dibuat aturan hukum. Bahkan hukum administrasi negara mengikuti,” ujarnya. (RS)

 

126
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>