Sebarkan berita ini:

29-ayam-gepeng1SEMARANG[SemarangPedia] – Tumpukan beragam jenis cabe terlihat tertata rapi disertai sebuah cobek berukuran jombo, di sebuah stand kuliner yng ikut meramaikan Culinary and Shopping Festival 2016, yang digelar di pelataran parkir Indoor DP Mall Jln Pemuda Semarang.

Stand itu bernama Ayam Gepeng, yang ikut tampil untuk memeriahkan pesta kuliner beserta 59 stand lainnya di Culinary and Shopping Festival 2016 yang digelar sejak 27 September  hingga berakhr 2 Oktober mendatang.

Hendra pemilik stand Ayam Gepeng menuturkan sengaja menempatkan cobek besar dan ratusan cabe berbagai jenis untuk menarik perhatian para pengunjung.

Menurut pria asli Purwokerto itu,  penamaan menu “Gepeng” pada Ayam Gepengnya dipilih, karena perwakannya yang cenderung tinggi kurus.

Ayam Gepeng racikan Hendra ini terlihat sama dengan Ayam Geprek pada umumnya, dimana ayam goreng tepung yang diolah sedemikan rupa, lalu digeprek dengan campuran ulekan cabe.

“Yang membedakan dari yang lain, olahan dalam ayamnya kami bumbui dengan bumbu rempah dan digoreng memakai tepung kering tanpa tambahan air,” ujarnya kepada kepada semarangpedia.com.

Selain itu, lanjutnya, pengunjung bisa memesan sesuai selera, cabe dari cabe merah kriting, ijo, mapun rawit setan, untuk merasakan sensasi tingkat kepedasan dalam ayamnya.

29-ayam-gepeng2“Jadi kami sengaja menaruh tumpukan cabe agar pengunjung bisa memilih sesuai kenginannya bisa dengan tiga, lima hingga tuhuh cabe. Khusus di acara Culinary and Shopping Festival 2016 sudah ada yang mencoba sampai 10 cabe,” turutnya.

Harga cukup terjangkau, Ayam Gepeng level, lengkap dengan nasi tempe tahu, timun plus es teh dihargai Rp15.000. Ada pula Lele level dibandrol Rp15.000 per porsi,  Udang level Rp17.000 per porsi.

Sementara Gepeng Toping dengan tambahan keju, khusus paha atas, dada maupun lele dijual Rp15.000 dan udang dibandrol Rp 17.000 per porsi

Melalui bazar kuliner yang diikuti, dia mengharapkan usaha ayamnya bisa lebih dikenal dan berkembang.

“Saya berkeinginan ke depan, seperti tempat usaha lainnya, punya kedai di satu lokasi dengan konsep gambar karikatiur unik ala daerah Purwokerto,” ujarnya.(RS)

 

297
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>