Sebarkan berita ini:

29-tax-amenstySEMARANG[SemarangPedia] – PT Bank Mandiri Tbk wilayah Jawa Tengah dan DIY berpartisipasi ikut gencar memberikan edukasi kepada wajib pajak (WP), sebagai upaya untuk mendukung suksesnya program pengampunan pajak (Tax Amnesty).

Bank BUMN itu, menghadirkan secara khusus konsultan pajak untuk memberikan edukasi kepada wajib pajak, dalam upaya ikut menyukseskan kebijakan pemerintah dalam program pengampunan pajak atau Tax Amnesty.

Regional CEO Bank Mandiri Wilayah Jawa Tengah dan DIY Maqin U Norhadi mengatakan Bank Mandiri merupakan salah satu bank yang ditunjuk pemerintah, sebagai bank persepsi untuk bank persepsi, sehingga  sosialisasi amnesti pajak dilakukan secara kontinyu ke berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri.

Selain sosialisasi itu, lanjutnya, perseroan secara nasional menyiapkan seluruh ‘service point’ untuk menerima uang tebusan. Hingga saat ini Bank Mandiri memiliki total cabang kantor sebanyak 1.460 unit, dengan tujuh kantor di luar negeri.

Menurutnya, dengan kantor cabang Bank Mandiri di luar negeri, warga Indonesia yang memiliki dana di luar negeri tidak harus kembali ke Indonesia, namun, bisa memanfatkan aktivitas cabang Mandiri di negara yang mereka tinggal.

Sampai saat ini beberapa kantor cabang Mandiri yang sudah dioperasikan di luar negeri meliputi Singapura, Sanghai, Hongkong, Timor Leste dan London.

“Kami sudah melakukan sosialisasi amnesti pajak lebih dulu, bahkan kami datangkan konsulltan pajak.  Kami juga mengundang nasabah baik debitur maupun nondebitur yang memiliki potensi besar,” tutur Maqin.

Dia menuturkan sosialiasi perlu dilakukan berulang kali kepada wajib pajak agar mereka lebih memahami maksud dan tujuan pemerintah mengeluarkan program pengampunan pajak tersebut. Selain para wajib pajak juga merasa nyaman dan aman ketika mendeklarasikan hartanya dan disimpan ke industri perbankan yang ditunjuk.

Produk dari perseroan, dia menambahkan untuk menampung dana repatriasi juga cukup bervariasi mulai dari produk investasi, seperti reksadana.

Menurutnya, Bank Mandiri juga menyiapkan dengan adanya anak perusahaan Mandiri Investasi dan Mandiri Sekuritas, untuk WP yang ingin menyalurkan dana ke investasi yang lebih riil.

Tawaran lain, lanjutnya, WP bisa ikut serta menjadi pemegang saham di sektor riil, proyek swasta yang pembiayaan dipimpin oleh Bank Mandiri.

Dalam hal ini, wajib  pajak tidak perlu khawatir karena perseroan telah memiliki 20 kantor cabang utama dan 50 kantor cabang prioritas.

“Ini penting karena untuk melayani nasabah yang premium. Kami ada 250 cabang. 125 di antaranya regular untuk melayani pembayaran amnesti pajak,” paparnya.

Dengan terselenggaranya sosialisasi tax amnesty, kata Maqin, sejauh ini animo masyarakat di Jawa Tengah cukup banyak, termasuk mereka yang berkonsultasi. Dengan demikian, sudah semestinya, perseroan menyiapkan konsultan pajak dan WP boleh berkonsultasi secara gratis.

Dalam kesempatan itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jateng I Awan Nurmawan Nuh mengatakan kunci keberhasilan dalam kebijakan pemerintah yakni pendekatan dan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat.

78
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>