Sebarkan berita ini:

15-bank-mandiri1SEMARANG[SemarangPedia] – PT Bank Mandiri (Perseroan) Tbk telah merampungkan realisasi proses restorasi Kantor Cabang Semarang Mpu Tantular, sebagai upaya untuk mendukung industri pariwisata nasional melalui pengelolaan gedung tua bersejarah.

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo mengatakan proses restorasi Bank Mandiri Kantor Cabang Semarang Mpu Tantular telah rampung keseluruhan dan diharapkan bakal menjadi bagian dari cagar budaya di kawasan Kota Lama Semarang.

Gedung tua Bank Mandiri Mpu Tantular, lanjutnya, sebelumnya merupakan bangunan kantor perdagangan milik pemerintah kolonial Belanda atau “The Nederlandsche Handel Maatschaappij” (NHM) yang dibangun pada 1907.

“Sejalan dengan visi Bank Mandiri untuk ikut membangun negeri, manajemen berupaya ingn memberikan kontribusi melalui pengelolaan aset cagar budaya lokal yang berpotensi menjadi ikon kota serta destinasi wisata,” ujarnya saat peresmian Kantor Cabang Semarang Mpu Tantular sebagai cagar budaya nasional, di Semarang, Selasa. (15/11)

Menurutnya,  proses pemugaran bangunan Kantor Cabang Mpu Tantular yang dimulai sejak akhir 2015 lalu, telah dikordinasikan dengan beberapa instansi terkait untuk memastikan kesesuaian restorasi sebagai bangunan cagar budaya.

Instansi itu di antaranya Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Provinsi Jateng, Badan Pengelola Kawasan Kota Lama Semarang, Unit Konservasi dan Heritage PT Kereta Api Indonesia (KAI) serta Pemerhati Cagar Budaya di Kota Semarang.

Konsep dasar pemugaran bangunan, dia menambahkan revitalisasi adaptasi untuk mengembalikan ke bentuk asli bangunan dengan menyesuaikan fungsi ruangan yang digunakan untuk operasional kantor cabang, seperti dengan penggunaan aksesoris interior yang menyerupai kondisi bangunan cagar budaya, serta renovasi ruangan agar bernuansa heritage.

“Proses restorasi dilakukan secara bertahap dan menyesuaikan dengan jam operasional cabang agar cabang tetap bisa melayani nasabah dan meminimalisir ketidaknyamanan akibat pekerjaan revitasilasi adaptasi  yang dilakukan,” tuturnya.

Di seluruh Indonesia, Bank Mandiri memiliki sekitar 29 aset bangunan yang merupakan bagian dari cagar budaya nasional, di antaranya Museum Bank Mandiri di kawasan Kota Tua Jakarta.

15-bank-mandiri2“Dari jumlah tersebut, kami telah melakukan renovasi bangunan cagar budaya sebanyak lima gedung, termasuk cabang Semarang Mpu Tantular dan secara bertahap akan dilakukan renovasi untuk gedung-gedung cagar budaya lainnya,” ujarnya.

Di wilayah Jawa Tengah, lanjutnya, Kantor Cabang Mpu Tantular menjadi salah satu jaringan bisnis dalam menjalankan fungsi intermediasi perseroan.

Hingga periode September 2016, Bank Mandiri Regional Jawa Tengah dan  DIY telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp26,01 triliun, mengalami pertumbuhan  5% secara yoy,  sedangan Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai sebesar Rp1,97 triliun yang disalurkan kepada lebih dari 35.000 pelaku usaha kecil di dua provinsi itu.

Sementara dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun perseroan hingga periode September 2016 di Jateng dan DIY tercatat mencapai sebesar Rp34,4 triliun, mengalami pertumbuhan 19% dari periode yang sama tahun lalu.

Hingga September 2016, jaringan Bank Mandiri telah tersebar di seluruh  Indonesia meliputi 2.505 unit kantor cabang dan tujuh unit kantorcabang/perwakilan/perusahaan anak di luar negeri. Sedangkankan layanan distribusi Bank Mandiri juga dilengkapi dengan 17.461 unit ATM yang terhubung dalam jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima dan Visa/Plus, lebih dari 2.693.000 Electronic Data Capture (EDC) serta jaringan elektronik yang meliputi Internet Banking, Mandiri Mobile, SMS Banking dan Call Center 14.000. (RS)

571
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>