Sebarkan berita ini:
Ilustrasi
Ilustrasi

SEMARANG[SemarangPedia] – Banyak benda-benda pusaka dan teks bersejarah yang berasal dari Jawa Tengah berada di Museum Bronbeek Militer Belanda, hasil rampasan tentara Belanda ratusan tahun lalu pada era tahun 1.800 an.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jateng Prasetyo Aribowo mengatakan banyak benda bersejarah dari nusantara terutama dari Jawa Tengah saat ini tersimpan di Museum Bronbeek Militer Belanda itu.

Menurutnya, banyak karya-karya asli Indonesia seperti pusaka, lukisan serta benda-benda yang memiliki nilai yang tak terhingga berada di Negeri Kincir Angin itu, seperti benda-benmda pusaka milik Pangeran Diponegoro dan surat-surat milik RA Kartini.

“Sangat banyak, ada puluhan keris, lukisan Raden Saleh, pakaian adat, koin, dan benda-benda bersejarah lain di era Pangeran Diponegoro saat ini berada di Belanda,” ujanrnya Prasetyo usai mengikuti pertemuan antara Perdana Menteri (PM) Belanda Mark Rutte dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, di Wisma Perdamaian, Selasa (22/11).

Bahkan, lanjutnya, buku kumpulan surat-surat yang ditulis RA Kartini berjudul ‘Door Duisternis tot Licht’, dan teks bersejarah lainnya asal Indonesia itu juga tersimpan rapi di museum Belanda itu.

Dia menambahkan Pemprov Jateng sudah mengajukan agar Pemerintah Belanda setidaknya memberikan kopian benda-benda tersebut dan Belanda sudah mempertimbangkannya. Karena, menurut aturan yang berlaku permintaan itu harus melalui diplomasi antara Negara dengan Negara.

“Kita minta kopiannya, tapi kalau permintaan seperti itu ternyata harus melalui jalur Negara prosesnya panjang, namun pemerintah Belanda kini sudah pertimbangkan,” tuturnya. (RS)

 

314
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>