Sebarkan berita ini:

Processed with VSCO

SEMARANG[SemarangPedia] – Sejumlah remaja asyik santai berlesahan ria sambil menyaksikan film – film lawas yang diputar pada layar putih lebar berukuran 3 x 3 meter.

Sekelompok muda-mudi itu ternyata lagi berada di salah satu wahana 7 pilar Jateng Fair 2016 yang bernama ‘Suwe Ora Jamu’. Wahana yang satu ini memang cukup berbeda dan unik dari segi tetanan dan konsepnya.

Unsur tradisional begitu kental terasa ketika memasuki kawasan ini. Tidak ada ada tembok, besi dan benda berat semacamnya. Hanya kayu, bambu dan rotan yang menjadi dasar alasnya dari bangku, tiang penyangga stand maupun atapnya

Menginjak seminggu berakhirnya Jateng Fair 2016, tempat ‘Suwe Ora Jamu’ selalu menjadi tempat berkumpulnya anak muda. Mereka tidak hanya menikmati nuansa tradisonal yang terbuka, tetapi juga merasakan stand kuliner tradisonalnya yang dig elar di arena itu. Stand angkringanlah yang menjadi favoritnya.

Selain itu, live musik beragam genre mulai, pop, rock, dangdut, kroncong yang dikemas akustik setiap minggunya disajikan untuk menambah suasana kehangaatan malam yang begitu romantis.

Jateng Fair 2016 yang digelar di kawasan Tawang Mas Semarang akan berakhir pada 4 September mendatang. (RS)

70
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>