Sebarkan berita ini:

23-Uang Palsu1SEMARANG[SemarangPedia] – Jaringan sindikat pengedar uang palsu milaran rupiah di Dusun Karangmalang, Desa Candisari Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang akhirnya terbongkar, setelah Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri berhasil menangkap beberapa tersangka.

Tersangka sebanyak tujuh orang kini telah ditahan dan uang palsu senilai Rp 7 miliar diamankan. Bahkan Bareskrim akan terus mengembangkan kasus tersebut dengan memburu beberapa tersangka lainnya.

Ketujuh tersangka tersebut adalah Kolonel AL Agus Listyowarno, MR, UF alias U, M, Eko Yulianto alias Handoko, Hariyanto, Aris Munandar.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Agung Setya menyebutkan pelaku itu merupakan pengedar dari jaringan Agus yang terlebih dulu ditangkap pada 7 Juni lalu di lokasi parkiran RS UKI Cawang, Jakarta.

Dalam penangkapan itu, penyidik Bareskrim menyita uang palsu senilai Rp 300 juta dalam bentuk pecahan Rp 100.000, kemudian Kolonel Agus yang berdinas di Kementerian Pertahanan diserahkan ke POM TNI.

“Dia mengaku dapat uang palsu dari Semarang. Dari penangkapan itulah, kami kembangkan sampai ke Kabupaten Magelang, Kudus, Semarang,’’ ujarnya.

Menurutnya, dari jaringan itu telah disita barang bukti uang palsu Rp7 miliar yang terdiri dari uang kertas palsu 40 lak (4 ribu lembar) yang belum digunting pecahan Rp50.000u dan 50 lak (5.000 lembar) pecahan Rp100.000u dan alat cetak uang palsu.

Selain itu, dia menambahkan penyidik telah menyita mesin cetak (printer) yang digunakan untuk mencetak uang palsu dan alat pemotong kertas.

Agung mengungkapkan setelah menangkap Agus, polisi kemudian mengembangkan penyidikannya dan akhirnya pada 13 Juni 2016, ditangkap UF alias U dan M di tempat parkir Klinik Bersalin Fatimah, Kecamatan Jati, Kudus, pukul 20.00. WIB.

Keduanya merupakan pengedar sekaligus penyandang dana. ‘’UF dan M mendapatkan uang palsu dari Eko alias Handoko di Temanggung.

Sebelumnya Bareskrim Mabes Polri juga berhasil menggerebek sebuah rumah di Desa Candisari, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelng 21 Juli lalu. Di rumah ini, polisi menyita  uang palsu senilai Rp 7 milyar dan mengamankan dua orang bernama Aris Munandar dan Herianto.

188
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>