Sebarkan berita ini:

8-BawasluSEMARANG[SemarangPedia] Р Badan Pengawas Pemilu mengadukan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, terkait anggaran Pilkada 2017 dan fasilitas kantor Panitia Pengawas Pemilu (Panwascam) Kabupaten Batang dan Kota Salatiga yang tanpa listrik dan air.

Rombongan Bawaslu Jateng yang digawangi Abhan Misbah dkk mendatangi Kantor Gubernur Jateng dan diterima di ruang Gubernur lantai dua.

Humas Bawaslu Jateng Teguh Purnomo mengatakan anggaran Pilkada Batang baru disetujui Rp2,5 miliar dari estimasi usulan Rp8 miliar.

“Gedung yang disediakan untuk kantor pun juga belum memadai, lantaran belum dilengkapi dengan fasilitas listrik dan air,” ujarnya kepada wartawan di Semarang, Kamis (9/6).

Terkait pengawasan Pilkada di Salatiga, lanjutnya, anggaran yang baru disetujui Rp1 miliar dari estimasi usulan Rp3 miliar dari Pemda setempat.

Dalam pertemuan dengan Guberjnur Jateng, pihaknya memaparkan perkembangan up date data Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pilgub tahun 2018. Tercatat, dari 35 kabupaten/ kota se-Jateng terdapat 576 kecamatan, 64.171 TPS di desa/ kelurahan. Sedangkan jumlah pengawas dari tingkat Provinsi hingga akar TPS desa terestimasi mencapai 70.000 an personel. Dari sisi biaya pengawas mencapai Rp.338 miliar.

Menanggapi permasalahan yang disampaikan oleh Bawaslu Jateng, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menginstruksikan kepada Asisten I Bidang Pemerintahan Siswo Laksono yang hadir dalam pertemuan itu untuk membantu menyiapkan hal-hal yang dibutuhkan oleh Bawaslu Jateng. (RS)

148
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>