Sebarkan berita ini:

3-pilkada-serentakSEMARANG[SemarangPedia] – Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jateng Teguh Purnomo mengatakan pihaknya mengoptimalkan pengawasan terhadap  pemutakhiran data pemilih di tujuh kabupaten/kota yang akan menggelar Pilkada Serentak 2017.

Menurutnya, prinsip pengawasan pemutakhiran data pemilih yang dilakukan adalah memastikan setiap orang dapat menggunakan hak pilihnya secara demokratis.

“Selain itu,  memastikan setiap orang  diberi kesempatan menggunakan haknya untuk dipilih dengan cara-cara yang jujur,” ujarnya, di Semarang.

Teguh menambahkan ada beberapa potensi permasalahan dalam pemutakhiran data pemilih, antara lain pemilih yang tidak memenuhi syarat masuk dalam daftar pemilih.

“Selain itu, potensi permasalahan adalah pemilih yang memenuhi syarat justru tidak masuk daftar pemilih,” tuturnya.

Selain itu, lanjutnya, potensi permasalahan adalah Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) tidak melakukan pencocokan dan penelitian daftar pemilih dengan cara mendatangi secara langsung, jajaran KPU tidak melakukan rapat pleno dalam proses rekapitulasi atau penetapan daftar pemilih, identitas pemilih tidak lengkap atau terdapat kekeliruan, status disabilitas tidak tercantum dalam formulir.

“Permasalahan lain, pendataan yang sulit di tempat atau keadaan khusus seperti rumah sakit, lembaga pemasyarakatan, serta data dalam sistem data pemilih bermasalah, jajaran KPU ragu-ragu mencoret pemilih yang tidak memenuhi syarat,” ujarnya.

Terkait dengan potensi-potensi terjadinya pelanggaran pada tahapan pemutakhiran data pemilih tersebut, jajaran Bawaslu Jateng mengedepankan berbagai upaya preventif. (RS)

96
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>