Sebarkan berita ini:

11-galeriSOLO[SemarangPedia] – Bursa Efek Indonesia (BEI) akan memperbanyak membuka galeri efek di berbagai perguruan tinggi, sebagai upaya melayani transaksi saham kepada investor di kalangan mahasiswa dan sebagai ajang pelatihan transaksi saham.

Direktur Pengembangan PT BEI Nicky Hogan mengatakan saat ini sudah dioperasikan sebanyak 181 galeri efek di berbagai kampus perguruan tinggi, bahkan hingga akhir tahun ini BEI menargetkan membuka 200 galeri efek di kampus-kampus.

“Sebelumnya dua galeri efek telah dioperasikan di kampus Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Solo dan Universitas Kristen Surakarta (UNS) Solo,” ujarnya selepas peresmian galeri efek di Unisri, Rabu. (11/5).

Dengan peresmian itu, lanjutnya, total galeri efek yang sudah dioperasikan mencapai 181 unit. Galeri itu, selain sebagai latihan para mahasiswa, juga sekaligus bisa untuk berinvestasi mereka untuk membeli saham.

Dia menuturkana jumlah investor di BEI hingga saat ini mencapai 484.000 investor dan relatif masih kecil, jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai sebanyak 250.00 juta lebih.

Dari jumlah investor itu, dia menambahkan tercatat 90% di antaranya adalah pengusaha lokal, sisanya investor asing. Meski relatif kecil hanya 10% investor asing, namun investasi yang dikuasai lebih dari 66,7%, sehingga manajemen BEI kini tengah berupaya untuk meningkatkana jumlah investor lokal dengan peningkatan nilai invastasinya.

“Sampai saat ini terdapat 524 perusahaan yang tercatat go public di BEI, sedangkan nilai transaksi yang diciptakan mencapai Rp5,7 triliun per hari,” ujarnya.

95
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>