Sebarkan berita ini:

19-belanja-iklanSEMARANG[SemarangPedia] – Belanja iklan nasional hingga saat ini telah mencapai sekitar Rp 154 triliun, di tengah pergeseran permintaan dari media cetak menuju era digital, termasuk media online.

Sekjen Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) Adnan Iskandar mengatkan industri periklanan mulai tumbuh, di tengah kondisi perekonomian nasional belum terlihat stabil.

”Kami mengharapkan ke depan, industri periklanan terus bergerak positif dengan mengalami kenaikan yang signifikan,” ujarnya pada Konferda X P3I Jateng, di Hotel Novotel Semarang.

Menurutnya, kini mulai terlihat terjadi ada pergeseran permintaan iklan dari media cetak ke media digital dan dipengaruhi oleh semakin banyaknya masyarakat menggunakan gawai atau perangkat canggih untuk berkomunikasi.

Belanja iklan untuk semester kedua 2016 diperkirakan akan meningkat seiring membaiknya kondisi stabilitas perekonomian nasional ke depan.

Produsen di Indonesia sudah menunjukkan optimisme dengan kondisi perekonomian jika melihat nilai belanja iklan selama semester pertama 2016 sebesar itu.

Data dari hasil riset Nielsen Advertising Information Services menyebutkan belanja iklan pada semester pertama 2016 tumbuh sebesar 18% menjadi Rp 67,7 triliun.

Kontributor utama pertumbuhan belanja iklan masih dari media televisi sebesar Rp 51,9 triliun atau meningkat 26% , jika dibandingkan tahun lalu, sedangkan sisanya disumbang dari iklan media cetak yang pergerakannya menunjukkan sedikit penurunan, dari 15,2% pada semester pertama 2015 menjadi 15% pada semester pertama 2016.

Belanja iklan selama semester I 2016 senilai itu, didorong dengan adanya kenaikan belanja iklan pemerintah dan partai politik sebesar Rp3,8 triliun, diikuti rokok, teknologi, perawatan rambut, kopi dan the, dan perawatan tubuh.

Sebelumnya, dalam Global Survey of Consumer Confidence and Spending Q2 2016 yang dirilis Nielsen menunjukkan Indeks Kepercayaan Konsumen naik dari 117 pada kuartal I 2016 menjadi 119 pada kuartal II 2016.

Hasil riset Nielsen juga menunjukkan persepsi konsumen online Indonesia mengenai keadaan resesi ekonomi juga terus membaik sejak akhir tahun lalu. Persentase konsumen yang setuju bahwa negara sedang berada dalam resesi ekonomi, turun, dari 69 di kuartal IV 2015 menjadi 58 di kuartal I 2016 dan kemudian turun lagi menjadi 51 di kuartal II 2016.

Dalam konferda X P3I Jateng, Ernie Firmianti berhasil mengungguli Dewantoro dalam pemilihan Ketua P3I Jateng periode 2016- 2020, menggantikan ketua lama Bandaka Loekita. Ernie berkomitmen membawa P3I sebagai organisasi jasa periklanan yang mampu melakukan terobosan lebih responsif menghadapi perubahan.

119
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>