Sebarkan berita ini:

22-Demo WartawanREMBANG[SemarangPedia] –  Belasan wartawan se eks Karesidenan Pati yang tergabung dalam wadah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) mengelar aksi menentang kekerasan yang dilakukan oknum PLTU Sluke terhadap seorang wartawan.

Aksi digelar di Kantor PLN Rembang, Senin (22/8), mereka membentangkan berbagai spanduk yang bertuliskan aksi kekerasan harus diusut, karena merupakan tindakan kriminal.

Belasan wartawan dalam aksinya juga menggelar orasi dan membawa poster yang meminta aksi kekerasan yang menimpa wartawan saat meliput kecelakaan kerja pegawai PLTU di RSUD dokter R Soetrasno Rembang Kamis (18/8) malam.

Menurut Udin Ali Nani, kontributor Metro TV, kekerasan terhadap wartawan adalah tindakan kriminal, mengingat dalam melaksanakan tugas, wartawan mendapatkan perlindungan Undang Undang Pers.

Dengan demikian, lanjutnya, kalangan pers di eks karisiden Pati meminta agar kasus ini diusut tuntas oleh aparat sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Musyafa, kontributor MNC sependapat, kekerasan terhadap wartawan sangat memprihatinkan semua pihak dan tindakan kriminal sewena-wena itu harus diusut tunbtas oleh aparat kepolisian danj penegak hukum lainnya.

“Kami mengharapkan kasus seperti ini tidak lagi terulang dimana pun, karena tugas jurnalistik dilindungi oleh undang-undang,” ujarnya.

Setelah orasi, belasan wartawan juga menggelar aksi keprihatinan dengan meletakkan kamera, alat kerja dan id card di halaman Kantor PLN Rembang dan dilakukan doa bersama untuk kesehatan empat pegawai PLTU yang menjadi korban kecelakaan kerja itu.

Manajer PLN Yudi M yang menemui wartawan di gerbang Kantor PLN mengatakan pihakinya meminta maaf atas kejadian kekerasan wartawan yang terjadi di RSUD dokter R Soetrano.

Dia menuturkan akan mengikuti prosedur hukum yang berlaku dan menyerahkan proses kejadian itu ke aparat Polres Rembang.

Selain itu, dia menambahkan kekerasan itu merupakan kilaf dan berjanji tidak akan mengulangi peristiwa tersebut.

108
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>