Sebarkan berita ini:

20-narkobaSEMARANG[SemarangPedia] –  Kejaksaan Negeri Semarang segera melimpahkan berkas perkara tersangka dugaan korupsi penyaluran dana program kemitraan (CSR) dari Perseroan Terbatas Perkebunan Nusantara IX Semarang senilai Rp1,25 miliar.

Dalam kasus itu, penyidik menetapkan status tersangka berinisial ZA yang kini masih buronan.

“Berkas tersangka ZA sudah jadi. Tingal dijilid kalau sudah selesai baru dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor,” ujar Aspidsus Kejari Semarang, Sutrisno Margi Utomo, Sabtu (6/8).

Dia mengatakan modus penyelewengan dana CSR disalurkan secara fiktif kepada Koperasi Sinergi Inthi Artha (KSIA) kepada 66 mitra binannya. Tersangka dijerat pasal 2 ayat (1) dan pasal 3 undang-undang nomor 31 tahun 1999, sebagaimana diubah UU nomor 20/2001 tentang tindak pemberantasan korupsi.

Sampai kini, lanjutnya, lebih dari 30 saksi mitra binaan telah diperiksa, dan termasuk pihak koperasi dan PTPN IX. Bahkan salah satu mitra binaanya adalah Jeng Ratu sebagai salah satu koordinator kelompok.

Dalam kasus itu, Zainal Arifin selaku Ketua KSIA menyalurkan dana program kemitraan kepada Koperasi Mitra Inti Kudus (KMIK) sebesar Rp 250juta untuk 25 mintra binaanya yang fiktif, begitu juga dengan kelompok Sri Padiyatmi dengan jumlah penyaluran dana Rp 100juta untuk 5 mintra binaanya yang juga fiktif. (RS)

89
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>