Sebarkan berita ini:

18-pedagang-cabai-rawitSEMARANG[SemarangPedia]-  Bank Indonesia (BI) bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Jawa Tengah kembali menggelar pasar murah dengan menyajikan kebutuhan bumbu-bumbuhan, sebagai upaya untuk ikut menekan gejolak harga komoditas itu.

Pasar murah yang digelar di Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Gayamsari, Semarang, Senin (28/11), lebih banyak menyediakan cabe rawit merah, cabe merah keriting dan bawang merah yang belakangan ini harga terus melejit.

Kepala BI Perwakilan Jateng Iskandar Simorangkir mengatakan kegiatan pasar murah itu dilakukan, sebagai upaya untuk menekan gejolak harga ketiga komoditas itu yang terus mengalami kenaikan yang dinilai tidak wajar.

Menurutnya, lokasi pasar murah kali ini digelar di Sambirejo sengaja dipilih dekat dengan beberapa pasar, mencakup Pasar Johar dan Pasar Gayamsari.

“Kegiatan pasar murah itu, diharapkan konsumen mendapatkan informasi (meminimalkan asymmetric information) mengenai kondisi pasokan dan harga cabe rawit merah, cabe merah keriting dan bawang merah di tingkat petani,” ujarnya.

Pada pasar murah ini, lanjutnya, masyarakat dapat membeli cabe dan bawang merah dengan harga di tingkat petani jauh lebih murah dibanding di pedagang pasar tradisional.

“Dengan informasi yang jelas mengenai harga dan kondisi pasokan oleh masyarakat,  proses pembentukan harga melalui mekanisme pasar dapat berjalan dengan lebih baik,” tuturnya.

Berdasarkan pantauan harga melalui SiHaTi (Sistem Informasi Harga dan Produksi Komoditi), yaitu sistem informasi yang digunakan untuk memantau pergerakan harga komoditas strategis secara intensif, pasca pelaksanaan pasar murah yang digelar Bank Indonesia dan TPID Provinsi Jawa Tengah pada 21 November 2016 lalu, harga cabe merah keriting dan bawang merah telah berangsur menurun.

Hal itu terbukti, hingga Senin lalau (21/11)  harga cabe merah keriting sebesar Rp 70.000 per kg, cabe rawit merah Rp53.000 per kg dan bawang merah Rp42.000 per kg, hari berikutnya harga itu sudah menunjukkan adanya penurunan.

Harga cabe rawit merah turun menjadi Rp45.000 per kg cabe merah keriting menjadi Rp60.000 per kg dan bawang merah menjadi Rp35.000 per kg.

Penurunan harga masih terus berlanjut hingga hari Minggu, 27 November 2016.

Namundemikian, karena harga cabe dan bawang merah masih berada di level yang cukup tinggi, BI bersama TPID Provinsi Jawa Tengah masih akan terus berupaya menekan lonjakan harga melalui kegiatan pasar murah.

Dari kegiatan ini diharapkan harga ketiga komoditas tersebut dapat kembali ke tingkat harga normalnya, dan dapat dijangkau oleh masyarakat.

BI bersama TPID Provinsi Jawa Tengah senantiasa berkomitmen untuk mengamankan ketersediaan pasokan bahan pangan strategis dan memastikan keterjangkauan harga agar inflasi Jawa Tengah tetap rendah dan stabil, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terjaga. (RS)

 

53
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>