Sebarkan berita ini:
Ilustrasi
Ilustrasi

SEMARANG[SemarangPedia] – Badan Narkotika Nasional (BNN) telah melayangkan draf desain pembangunan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) khusus terpidana narkoba kepada Kemenkumham, Yassona Laoly.

Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso telah mengisyaratkan percepatan proyek pembangunan Lapas. Secara khusus desain Lapas di masing-masing provinsi telah diserahkan ke Dirjen Lapas dan Menteri Hukum dan HAM.

“Sudah saya sampaikan pola desainnya. Itu telah diserahkan ke Menkopolhukam. Sekarang masalahnya tinggal di Dirjen Lapas dan Menteri Hukum dan HAM (Kemenkumham),” ujarnya, di Gedung Gradika Komplek Gubernuran, Jalan Pahlawan Semarang, Kamis (25/8).

Menurut pria yang disapa akrab Buwas itu dengan desain yang telah dirancang dan diusulkan berfungsi membatasi ruang gerak napi dengan sipir. Dengan begitu, komunikasi antara keduanya dapat semakin dipersempit.

Dengan pola-pola pembatasan ruang gerak itu, pihaknya menjamin lapas tidak akan kebobolan soal kasus penyelundupan narkoba.

“Ke depan ada standarnya dan itu harus dilakukan. batasan-batasannya mulai antara sipir dengan terpidana Itu nanti betul-betul dijamin,” tutur Buwas.

Buwas masih merahasiakan realisasi dan besaran nilai proyek Lapas dan masih berada ditangan KemenkumHAM.
“Untuk pendanaannya bervariasi sesuai besar kecilnya model lapas. Nilainya besar dan akan dibangun di lokasi yang jadi prioritas bersama-sama,” ujarnya. (RS)

98
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>