Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Petugas Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) Jateng berhasil menggagalkan peredaran sabu seberat 800 gram senilai Rp2 milyar yang disembunyikan didalam sol dua pasang sandal perempuan.

Kedua tersangka yang berhasil diamankan masing-masing bernama, Dedi Kenia Setiawan (42) warga Susukan, Kabupaten Semarang, dan Cristian Jaya Kusuma alias Sancai, seorang narapidana Lapas Pekalongan.

Kepala BNNP Jateng, Brigjen Pol Tri Agus Heru P mengatakan pengungkapan jaringan narkoba itu, setelah petugas mendapatkan informasi akan adanya transaksi narkoba di kawasan Jalan Setiabudi, Semarang.

Saat melakukan pengintaian, lanjutnya, petugas mendapati tersangka Dedi berhenti dilampu trafic light di Jalan Raya Setiabudi, dengan mengendarai sepeda motor.

Petugaspun langsung memintanya untuk berhenti hingga dari hasil penggeledahan petugas mendapati plastik berisi dua pasang sandal wanita, namun ternyata setelah dibuka di dalam sandal petugas menemukan paket sabu masing-masing seberat 200 gram.

“Tersangka Dedi kini diamankan di patung Kuda di Jalan Setia Budi, Banyumanik, Kota Semarang, saat di hentikan petugas mendapati tas plastik yang di dalamnya sandal dan ketika dibuka petugas BNNP menemukan paket sabu di dalam sol sandal, seberat 200 gram,” ujarnya saat di Kantor BNNP Jaetang di Jalan Madukoro Semarang, Jumat. (17/11).

Menurut Dedi, akun itu dipegang oleh Suriani Effendi, seorang napi di LP Karang Intan, Banjarbaru, Kalimantan.

Kemudian dilakukan koordinasi dengan BNNP Kalimantan Selatan untuk mengamankan narapidana yang dimaksud. Pada Kamis (9/11) petugas BNNP Jateng berangkat untuk memeriksa Suriani Effendy. Namun hasilnya, yang bersangkutan bukan pemegang akun tersebut.

“Tapi pemegangnya adalah Cristian Jaya Kusuma alias Sancai yang merupakan narapidana Lapas Pekalongan. Kami langsung berkoordinasi Kepala Kanwil Kemenkumham untuk mengamankan Cristian pada 10 November kemarin,” ujarnya.

Cristian pun diamankan beserta barang bukti alat komunikasi berupa ponsel, sSelanjutnya pelaku dibawa ke kantor BNNP Jateng untuk diproses lebih lanjut.

Cristian Jaya Kusuma alias Sancai narapidana Lapas Pekalongan merupakan pengendali peredaran narkoba jenis sabu di Wilayah Jateng. Tersangka Cristian mendapatkan sabu dari aceh diantar dua kurir wanita melalui jalur udara. Untuk mengelabuhi petugas, dari mesin X Ray sabu tersebut diselipkan di dalam sol sandal perempuan.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat dengan undang-undang nomor 35 tahun 2009 pasal 112, 114 dan 132 dengan ancaman maksimal hukuman mati. Narkoba jenis sabu seberat 800 gram senilai lebih dari dua milyar ini diamankan oleh petugas. (AR/RS)

72
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>