Sebarkan berita ini:

BPJS1SEMARANG[SemarangPedia]  РBadan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menjamin tidak akan menaikan premi iuaran pekerja penerima upah (PPU) maupun pekerja bukan penerima upah (PBPU).

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mengataskan saat ini tidak mewacanakan maupun rencana menaikkan premi iuran, terkecuali tabungan jaminan hari tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP).

“Apapun kendalanya pada penghimpunan iuran BPJS, tidak akan ada alasan untuk menaikkan iuran tersebut,” ujarnya saat peresmian Kantor BPJS Cabang Majapahit, di Semarang, Selasa (19/7).

Menurutnya,  kenaikan premi iuran menyusul kondisi keuangan yang stabil dan membaik. Berbeda dengan tabungan dalam program pensiun sepenuhnya diserahkan kepada pemberi kerja dan penerima kerja.

“Kalau dimungkinkan naik, karena tergantung dari keikutsertaan peserta. Peserta biasanya menghendaki kenaikan. Mialnya, jaminan pensiun minta dinaikan 3%, ya kita naikkan,” tuturnya.

Sebaliknya, lanjutnmya, bila asuransi maka peserta membayar iuran yang mendapatkan jaminan, baik jaminan kematian maupun kecelakaan.

Dalam kesempatan itu, sejumlah penerima manfaat dari perwakilan perusahaan yang terdaftar di kantor Cabang Semarang Majapahit secara simbolis mendapatkan klaim asuransi.

Direktur Utama dan SDM Naufal Mahfudz yang didampingi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyerahkan klaim kepada penerima. (RS)

79
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>