Sebarkan berita ini:

14-brtSEMARANG[SemarangPedia] – Akitivitas transportasi pelayanan Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Semarang belum mampu menunjukkan menjadi pilihan masyarakat, sebagai moda transportasi massal terbaik, karena konsep perpindahan penumpang belum optimal.

Pengamat transportasi Universitas Khatolik (Unika) Soegijapranata Semarang Joko Setiyowarno mengatakan hingga saat ini keberadaan BRT belum menjadi pilihan masyarakat sebagai moda transportasi massal.

Menurutnya, rute BRT yang ada di Kota Semarang hanya melewati jalan utama, sehingga masyarakat yang tempat tinggalnya tidak terjangkau angkutan tersebut lebih memilih menggunakan mobil atau motor dan ngkutan jenis lain.

“Konsep perpindahan penumpang tidak digarap serius, sehingga masyarakat lebih memilih kendaraan pribadi. BRT  hanya melintas di jalan utama, tidak menjangkau pemukiman warga. Masyarakat itu berpendapat, jika dari rumah ke shelter naik kendaraan pribadi, ya mereka memilih kendaraan dibawa saja ke tengah kota sampai tujuan,” ujarnya, di Semarang.

Mengoptimalkan BRT, lanjutnya, dengan bantuan Pemerintah Pusat kepada daerah tidak cukup hanya bantuan armada bus saja. Namun, idealnya sampai pada sistem operasional yang sesuai harapan.

“Bus itu kecil, yang mahalkan operasionalnya. Dan kelemahannya selama ini di kelembagaan dan kemampuan SDM pengelola, perlu ada pelatihan. Selain itu, penggunaan IT juga perlu diperbaiki,” tuturnya.

Seperti diketahui, Bus Trans adalah istilah yang digunakan untuk berbagai sistem transportasi umum yang menggunakan bus untuk menyediakan layanan lebih cepat dan lebih efisien.

Saat ini, BRT di Kota Semarang terkoneksi dengan kabupaten sekitar, meski hanya sampai di perbatasan yakni Kabupaten Semarang, Demak, Kendal, dan arah Grobogan.

Baru terlayani empat koridor yakni koridor 1 rute Mangkang-Penggaron, koridor dua rute Terboyo-Sisemut Ungaran, koridor tiga rute Pelabuhan Tanjung Emas-Akpol, dan koridor empat, rute Terminal Cangkiran-Bandara Ahmad Yani-Stasiun Tawang. (RS)

 

172
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>