Sebarkan berita ini:

25-Buah KlengkengUNGARAN[SemarangPedia] –  Produksi buah hasil panen petani di wilayah Kabupaten Semarang terancam bakal merosot, menyusul tingginya curah hujan di musim kemarau saat ini.

Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan (Distanbunhut) Kabupaten Semarang Urip Triyoga mengatakan tingginya curah hujan di musim kemarau saat ini baakal memicu proses fotosintesa hingga  penyerbukan pada bunga tidak berjalan maksimal.

“Sesuai prediksi BMKG, tahun ini kemarau basah, meski kemarau tapi masih terdapat hujan, sehingga  produksi buah bakal menurun,” ujarnya, Kamis. (25/8)

Menurutnya, berbagai jenis tanaman buah di antaranya durian, mangga, klengkeng, jambu dan jeruk, kemarau tanpa hujan sangat dibutuhkan.

“Durian, mangga, jeruk butuh waktu masa kemarau empat bulan, dan jika terjadi turun hujan tanaman akan berbunga. Saat berbunga tanaman butuh hujan, medski tidak terlalu deras bisa menghasiulkan buah,” tuturnya.

Kondisi demikian, dia menambahkan tidak bisa didapatkan di masa kemarau basah seperti yang terjadi saat ini.

“Dengan tidak ada musim kemarau yang jelas di musim ini, bisa jadi tanaman buah tidak bisa berbunga malah tumbuh trubus daun lagi,” tuturnya.

Urip menyarankan agar petani menggunakan obat perangsang buah, meski konsekuensinya biaya perawatan tanaman akan semakin mahal.

Langkah lain, lanjutnya, dengan melakukan pemangkasan cabang guna mengurangi kerimbunan, sehingga panas yang ada bisa optimal untuk proses fotosintesa dan membantu proses pembuahan.

181
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>