Sebarkan berita ini:
Cahyono Hadi Direktur RSUD Dr Moewardi

SEMARANG[SemarangPedia] – Cahyono Hadi, salah satu Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemprov Jateng yang baru dilantik bersama 10 pejabat pimpinan lainnya oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, tak berlebihan, jika siap memajukan RSUD Dr Moewardi.

Dia dilantik menjabat sebagai Direktur RSUD Dr Moewardi dari sebelumnya mengabdi sebagai Dokter Madya RSUD RAA Soewondo Pati.

Cahyono mengatakan kepercayaan itu seiring dengan lolosnya seleksi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemptov Jateng. Tak berlebihan, jika dia memiliki resep cukup ampuh untuk meningkatkan pelayanan kesehatan.

Dalam uji kompetensi, dia mengangkat konsep Smart Hospital (rumah sakit pintar). Selain itu, pelayanan efektif, efesien, bersih dan transparan.

“Kita akan membangun Jawa Tengah melalui instansi kesehatan, yang bersih, efektif dan efesien. Ya, sesuai aturan yang ada,” ujarnya usai pelantikan dan pengambilan sumpah, di gedung GradikaBhakti Praja Semarang, Senin (20/10).

Gagasan itulah salah satu yang kemudian membawanya lolos seleksi dan dipercayai memegang kendali RSUD Dr Moewardi saat ini.

“Saya ikuti seleksi dengan baik. Mulai dari pendaftaran, syarat administrasi, uji kompetensi, gagasan atau ide. Saya ikuti dengan baik,” tuturnya.

Dia mencontohkan pelayanan terhadap pasien itu harus profesional dan proporsional. Jangan sampai membohongi pasien.

“Kalau pasien butuhnya obat satu, ya dikasih satu. Kalau pemeriksaan laboratoriumnya satu ya jangan dua. Jadi, jangan sampai kita membohongi pasien,” ujarnya.

Dengan demikian, lanjutnya, pelayanan yang baik membuat masyarakat merasa bahwa negara ini hadir.

“Jadi, masyarakat merasa negara ini hadir untuk melindungi memberikan pelayanan yang baik,” tuturnya.

Inovasi lain, tutur Cahyono, akan memberdayakan pengobatan herbal. Namun, itu masih akan dikaji, mengingat itu merupakan hal baru di bidang medis.

“Ini masih akan kita rapatkan, karena ini baru,” tutur Cahyono.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam sambutan pelantikan itu menuturkan banyak rumah sakit yang menginspirasi gerakan anti korupsi.

“Banyak rumah sakit yang menginspirasi anti korupsi,” tuturnya.

Selain itu, dia juga memerintahkan supaya menjaga integritas dan profesionalitas.

“Kalau kita profesional dan berintegritas dalam bekerja itu nilainya satu. Kalau kita lebih baik dapat nilai nol di belakang. Jadi, nilainya 10. Dan kalau bisa mempengaruhi yang lain menjadi baik, ditambah lagi nol, jadi 100. Dan seterusnya, kebaikan-kebaikan menambah nol di belakangnya,” ujar Ganjar. (RS)

17
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>